Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Benitez Targetkan Chelsea Juara Liga Europa

Written By Unknown on Jumat, 03 Mei 2013 | 09.55

TEMPO.CO, London - Manajer sementara Chelsea, Rafael Benitez, berharap anak asuhnya bisa memaksimalkan peluang terakhir mereka untuk merebut piala di musim ini. Chelsea sukses melaju ke final Liga Europa usai mengandaskan FC Basel dengan skor 3-1, dalam pertandingan semifinal leg kedua di Stadion Stamford Bridge. Chelsea lolos ke final dengan keunggulan agregat 5-2.

Ini adalah final kedua berturut-turut kompetisi Eropa dalam dua musim. Final ini juga menjadi satu-satunya kesempatan terakhir The Blues mengangkat trofi. Sebelumnya, Chelsea gagal meraih trofi yang sudah ada di depan mata. The Blues kalah di Piala Super Eropa, Community Sheild, dan Piala Dunia Antarklub.

Benitez sendiri tak mau kegagalan tersebut berlanjut di Liga Europa. "Kami memiliki satu kesempatan lagi untuk memenangkan gelar bergengsi, setelah kalah di tiga final musim ini," kata Benitez. "Saya sangat senang berada di samping para pemain dan semua orang yang berada di sini. Kami memiliki suasana yang bagus. Pada pemain telah bekerja keras."

Chelsea akan menghadapi Benfica di partai final yang bakal digelar di Stadion Amsterdam ArenA, pada 16 Mei mendatang. Benfica mengakhiri perlawanan Fenerbahce dengan keunggulan 3-1 dalam pertandingan leg kedua, setelah kalah 1-0 di leg pertama. Benfica unggul agregat 3-2.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena Benfica adalah tim yang sangat berbahaya," tutur Benitez. "Sangat sulit untuk bermain menghadapi mereka, tapi setidaknya kami sudah berada di final. Dengan komitmen dan kualitas, kami memiliki kesempatan untuk optimistis memenangkan trofi."

SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Legenda Hidup Inter Kagumi Trio Barcelona
Lewandowski Pilih Bayern Ketimbang MU 
10 Fakta Menarik Jelang Chelsea Vs Basel 
Casillas: Masa Depan Saya di Real Madrid 
Luiz: Liga Europa Sangat Penting Buat Chelsea


09.55 | 0 komentar | Read More

Usai Piala Dunia 2014, Pirlo Pensiun dari Italia

TEMPO.CO, Turin - Pemain gelandang Juventus, Andrea Pirlo, mengutarakan bahwa dirinya akan pensiun dari tim nasional Italia seusai gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil. "Pada 2014, saya akan berhenti bermain di tim nasional. Saya pikir Piala Dunia akan menjadi ajang terakhir saya berseragam Azzurri," kata Pirlo seperti dilansir Sky Sports, Jumat, 3 Mei 2013.

Pirlo mulai bergabung dengan timnas Italia sejak kualifikasi Piala Dunia 2002. Namun, turnamen besar pertama yang ia lakoni bersama Italia adalah Euro 2004. Pirlo sendiri sudah tampil dalam 97 pertandingan dan menghiasinya dengan 11 gol bersama Azzurri.

Pemain yang berposisi sebagai deep-lying playmaker itu juga meraih beberapa prestasi bersama Azzurri. Pirlo membantu Italia meraih medali perunggu di Olimpiade 2004, menjuarai Piala Dunia 2006, dan menjadi finalis di Euro 2012.

Alasan Pirlo mundur dari Italia adalah untuk memberi kesempatan kepada pemain lain, terutama pemain muda. Meski sudah memiliki target kapan akan gantung sepatu dari laga internasional, Pirlo mengisyaratkan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk pensiun secara total.

"Di level klub, saya akan terus bermain selama saya memiliki gairah dan merasa dibutuhkan. Ketika itu tak terjadi lagi, saya akan menjadi yang pertama untuk pensiun," tutur pemain 33 tahun ini.

SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Legenda Hidup Inter Kagumi Trio Barcelona
Lewandowski Pilih Bayern Ketimbang MU 
10 Fakta Menarik Jelang Chelsea Vs Basel 
Casillas: Masa Depan Saya di Real Madrid 
Luiz: Liga Europa Sangat Penting Buat Chelsea


09.55 | 0 komentar | Read More

Benfica Vs Chelsea di Final Liga Europa  

Frank Lampard, berhasil melakukan tendangan penalti ke gawang Benfica, dalam perempat final Liga Champions di Chelsea (5/3). Chelsea berhasil melaju ke semifinal setelah menang 2-1. AP/Matt Dunham

TEMPO.CO, Lisbon - Final Liga Europa musim 2012/2013 mempertemukan dua tim yang tereliminasi dari babak penyisihan grup Liga Champions. Dua finalis tersebut adalah Benfica dan Chelsea. Final keempat Liga Europa (setelah berganti nama dari Piala UEFA) akan digelar di Stadion Amsterdam Arena, pada Kamis, 16 Mei 2013.

Meski berstatus tim yang sebelumnya berlaga di Liga Champions, dua finalis harus berjuang keras melewati lawan mereka di babak semifinal. Setelah kalah 1-0 di leg pertama pada pekan lalu, Benfica sukses menaklukkan Fenerbahce dengan skor 3-1 di leg kedua. Raksasa Portugal itu lolos dengan agregat 3-2.

Chelsea meraup kemenangan 2-1 di kandang FC Basel dalam leg pertama. Sempat tertinggal satu gol lebih dulu dalam laga kedua pada Jumat, 3 Mei 2013, dinihari tadi, Chelsea akhirnya memborbardir gawang Basel dengan tiga gol dalam tempo 10 menit. Chelsea menang 3-1, dan melaju ke final dengan keunggulan agregat 5-2.

Benfica dan Chelsea sebelumnya pernah bertemu untuk pertama kalinya dalam babak perempat final Liga Champions, pada musim lalu. Ketika itu Chelsea sukses meraup kemenangan di dua pertemuan dengan Benfica.

The Blues sendiri berpeluang besar menjadi tim pertama yang menjuarai dua gelar bergengsi antarklub Eropa secara terbalik, setelah musim lalu menjuarai Liga Champions. Chelsea juga berpeluang mengikuti jejak Juventus, Ajax, dan Bayern Muenchen sebagai tim yang meraih tiga gelar prestisius di Eropa, yaitu Liga Champions, Piala UEFA / Liga Europa, dan Piala Winners UEFA.

UEFA.COM | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Legenda Hidup Inter Kagumi Trio Barcelona
Lewandowski Pilih Bayern Ketimbang MU 
10 Fakta Menarik Jelang Chelsea Vs Basel 
Casillas: Masa Depan Saya di Real Madrid 
Andik Vermansyah Bimbang Bertahan di Persebaya 


09.55 | 0 komentar | Read More

Susunan Pemain Barcelona Vs Bayern

Written By Unknown on Kamis, 02 Mei 2013 | 09.55

Pemain Barcelona Lionel Messi berjalan menunduk saat pertandingan first leg semi final Liga Champion melawan Bayern Munich di Arena stadium, Munich (23/4). Bayern mengalahkan Barcelona dengan skor (4-0) REUTERS/Michael Dalder

TEMPO.CO, Barcelona - Pelatih Barcelona Tito Vilanova melakukan sedikit perubahan pada lini depan timnya yang akan menghadapi Bayern Munchen di Camp Nou, dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis dinihari, 2 Mei 2013. Ia membangkucadangkan Lionel Messi.

Vilanova tak memasukkan nama Messi di skuad inti Barcelona. Mantan asisten Josep "Pep" Guardiola ini justru memilih Cecs Fabregas untuk berkolaborasi dengan Pedro Rodriguez dan David Villa di lini depan El Barca. Hal ini mengindikasikan bahwa Messi belum sepenuhnya pulih dari cedera.

Pada lini tengah dan belakang, Vilanova juga melakukan sedikit perubahan. Alex Song dimainkan untuk menggantikan peran dari Sergio Busquets. Adapun peran Jordi Alba diambil alih oleh Adriano. Pemain asal Brasil ini akan bahu-membahu dengan Pique, Bartra, dan Alves dalam menjaga benteng pertahanan.

Peramu strategi Bayern Jupp Heynckes juga melakukan perombakkan kecil. Dante yang bermain pada leg pertama lalu dibangkucadangkan. Posisi pemain berambut kribo itu ditempati Daniel van Buyten. Adapun Mario Mandzukic, yang absen pada laga sebelumnya, menggantikan peran Mario Gomez.

Susunan Pemain:

Barcelona (4-3-3): Valdes, Alves, Pique, Bartra, Adriano; Song, Xavi Hernández, Iniesta; Pedro, Fabregas, Villa.

Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Van Buyten, Boateng, Alaba; Schweinsteiger, Martinez; Robben, Muller, Ribery; Mandzukic.

SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:
Bekuk Dortmund, Madrid Tetap Gagal ke Final
Turun Minum, Madrid Vs Dortmund Masih Tanpa Gol
Asisten Pelatih Arema Cronous Jr Terancam Deportasi
Manchester City Segera Dapatkan Fernandinho  


09.55 | 0 komentar | Read More

Babak I, Barcelona Vs Bayern 0-0

TEMPO.CO, Barcelona - Pertandingan di paruh pertama leg kedua semifinal Liga Champions antara Barcelona melawan Bayern Munchen di Camp Nou, Kamis, 2 Mei 2013 telah berakhir. Hingga turun minum skor masih imbang tanpa gol.

Meski pemain andalannya, Lionel Messi, dibangkucadangkan pelatih Tito Vilanova, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Lewat permainan satu-dua sentuhan, Xavi Hernandez dkk mencoba membuka lini belakang Bayern. Namun, tak juga berhasil.

Sulitnya menembus benteng pertahanan Bayern membuat Pedro Rodriguez mencoba peruntungannya lewat tembakan dari luar kotak penalti. Namun, sayang, tendangan Pedro masih mampu ditepis kiper Bayern, Manuel Neuer. Setelah itu, giliran Xavi yang mengancam Neuer.

Namun, tembakan voli Xavi dari area kotak penalti Bayern masih melambung tinggi di atas gawang. Padahal, ini adalah salah peluang terbaik yang diperoleh Barcelona. Adapun Bayern bukan tanpa serangan. Pasukan Jupp Heynckes ini tercatat beberapa kali meneror pertahanan Barcelona.

Arjen Robben dan Franck Ribery kerap menusuk dari sektor kiri maupun kanan Barcelona. Namun, usaha mereka selalu kandas oleh lini belakang Barcelona yang kokoh. Berdasarkan hasil statistik pertandingan, Barcelona melepaskan empat tembakan berbanding satu milik Bayern.

Susunan Pemain:

Barcelona (4-3-3): Valdes, Alves, Pique, Bartra, Adriano; Song, Xavi Hernández, Iniesta; Pedro, Fabregas, Villa.

Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Van Buyten, Boateng, Alaba; Schweinsteiger, Martinez; Robben, Muller, Ribery; Mandzukic.

SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:
Berharap Sihir Messi Tak Macet
Semen Padang Tekuk Churchill India 3-1
Lavezzi Nyaris Berseragam Inter


09.55 | 0 komentar | Read More

Hajar Barcelona, Bayern Jumpa Dortmund di Final

TEMPO.CO, Barcelona - Bayern Munchen mempermalukan Barcelona dengan skor 3-0 dalam leg kedua semifinal Liga Champions yang digelar di Camp Nou, Kamis, 2 Mei 20013. Dengan hasil ini, Bayern berhak melaju ke final karena unggul agregat 7-0 atas Barcelona.

Pada laga pamungkas yang akan digelar di Stadion Wembley, 26 Mei mendatang, Bayern bakal berhadapan dengan salah satu musuh bebuyutannya di Bundesliga, Borussia Dortmund. Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim di final Liga Champions.

Pada jalannya pertandingan itu sendiri, Bayern bermain cukup apik. Pasukan Jupp Heynckes ini mampu meredam agresifitas permainan Barcelona. Namun, Bayern tak memainkan strategi bertahan di laga ini. Mereka justru menampilkan permainan sepak bola menyerang.

Ketika babak kedua baru berjalan tiga menit, Arjen Robben membuat para pendukung Barcelona terdiam. Menerima umpan lambung David Alaba, Robben menggiring bola hingga ke kotak penalti Barcelona. Setelah itu, ia melepaskan bola ke pojok kanan gawang sehingga tak mampu dijangkau Victor Valdes.

Di saat kondisi tertinggal, pelatih Barcelona Tito Vilanova justru membuat dua pergantian pemain yang mengejutkan. Vilanova menarik keluar Andres Iniesta dan Xavi Hernandez untuk digantikan dengan Thiago Alcantara dan Alexis Sanchez. Walhasil, situasi ini dimanfaatkan Bayern dengan sebaik mungkin.

Bayern semakin menggila dalam melakukan serangan sehingga membuat para pemain bertahan Barcelona kewalahan. Pada menit ke-72, Bayern menggandakan keunggulan setelah Gerard Pique melakukan gol bunuh diri. Pique berusaha menghalau umpan Ribery namun bola justru masuk ke gawang sendiri.

Ternyata, dua gol belum juga memuaskan nafsu Bayern. Hanya selang empat menit, Bayern kembali menambah gol. Kali ini lewat Thomas Muller. Pemain internasional Jerman itu menaklukan Valdes lewat sundulannya usai memaksimalkan umpan silang Ribery. Ini adalah gol ke-8 jebolan akademi Bayern itu.

Setelah peluit panjang dibunyikan wasit Damir Skomina, para pemain cadangan Bayern berlari ke dalam lapangan. Mereka memeluk rekan setimnya yang sudah berjuang keras. Di sisi lainnya, para suporter Barcelona terlihat kecewa dengan hasil ini. Bahkan, ada satu perempuan yang terlihat menangis.

Susunan Pemain:

Barcelona (4-3-3): Valdes, Alves, Pique, Bartra, Adriano; Song, Xavi Hernández, Iniesta; Pedro, Fabregas, Villa.

Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Van Buyten, Boateng, Alaba; Schweinsteiger, Martinez; Robben, Muller, Ribery; Mandzukic.

SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:
Pep: Cruyff Tokoh di Balik Kesuksesan Barcelona
Berharap Sihir Messi Tak Macet
Semen Padang Tekuk Churchill India 3-1


09.55 | 0 komentar | Read More

Turun Minum, Madrid Vs Dortmund Masih Tanpa Gol

Written By Unknown on Rabu, 01 Mei 2013 | 09.55

TEMPO.CO, Madrid - Pertandingan babak pertama leg kedua semifinal Liga Champions antara Real Madrid melawan Borussia Dortmund di Santiago Bernabeu, Rabu, 1 Mei 2013, telah berakhir. Hingga turun minum skor masih imbang tanpa gol.

Jalannya pertandingan di babak pertama berlangsung menarik. Baik Madrid maupun Dortmund sama-sama memperagakan permainan bola-bola pendek yang cepat. Walhasil, banyak peluang emas yang diciptakan oleh kedua tim.

Pertandingan baru berjalan empat menit, Madrid membuka peluang untuk mencetak gol lebih dulu lewat Gonzalo Higuain. Namun sepakan pemain tim nasional Argentina itu masih mampu dipatahkan oleh Roman Weidenfeller.

Selang empat menit, giliran Cristiano Ronaldo yang mendapatkan kesempatan emas untuk membukan kran gol Madrid. Namun, hasilnya tak berbeda jauh dengan Higuain. Tendangan bekas pemain Manchester United itu dimentahkan Weidenfeller.

Pada menit ke-15, Mesut Ozil yang membuang peluang emas di depan mata. Tinggal berhadapan dengan Weidenfeller, sepakan pemain internasional Jerman ini malah melenceng dari sasaran. Bola melebar di sisi kiri gawang.

Dortmund pun tak mau kalah dengan Madrid. Lewat serangan balik yang cepat, pasukan Jurgen Klopp ini kerap menebar ancaman. Salah satunya lewat Robert Lewandowski. Namun, usahanya masih dapat ditahan Diego Lopez, kiper Madrid.

Sepanjang pertandingan, para Madridistas--suporter Madrid--tak pernah berhenti mengeluarkan yel-yel. Bahkan, mereka kerap menyoraki Weidenfeller karena sering membuang-buang waktu dalam melakukan tendangan gawang.

Susunan Pemain:

Madrid (4-2-3-1): Diego López; Michael Essien, Raphael Varane, Sergio Ramos, Fabio Coentrao; Xabi Alonso, Luka Modric; Angel di Maria, Mesut Ozil, Cristiano Ronaldo; Gonzalo Higuaín

Dortmund (4-2-3-1): Roman Weidenfeller; Lukasz Piszceck, Neven Subotic, Mats Hummels, Marcell Schmelzer; Sven Bender, Ilkay Gundogan; Jakub Blaszczykowski, Mario Götze, Marco Reus; Robert Lewandowski

SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:
Ronaldo Menyangkal Selingkuh dengan Model Ini 
Liga Champions, Madrid Harus Menyerang Sejak Awal 
MU dan PSG Bersaing Mendapatkan Ronaldo  


09.55 | 0 komentar | Read More

Bekuk Dortmund, Madrid Tetap Gagal ke Final

TEMPO.CO, Madrid - Real Madrid mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu dinihari, 1 Mei 2013. Namun, kemenangan ini tetap tak mampu membawa Madrid ke partai puncak karena kalah agregat 3-4 dari Dortmund.

Sejak awal laga, Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Sejumlah peluang pun didapatkan tim asuhan Jose Mourinho. Namun, kesempatan emas yang didapatkan Gonzalo Higuain, Mesut Ozil, dan Cristiano Ronaldo terbuang dengan percuma.

Selepas turun minum, Mourinho melakukan sejumlah pergantian pemain. Pelatih asal Portugal ini memasukkan Karim Benzema dan Ricardo Kaka untuk menggantikan Higuain dan Xabi Alonso yang tampil kurang maksimal. Kehadiran kedua pemain itu pun membuat Madrid kian tajam.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-83, Benzema akhirnya berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan Ozil. Hanya selang lima menit, Madrid menambah keunggulan. Sergio Ramos melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti sehingga tak mampu ditahan Roman Weidenfeller.

Gol kedua itu membuat seisi stadion kian bergemuruh. Pada pendukung Madrid semakin bersemangat memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. Para pemain dibangkucadangan Madrid pun juga melakukan hal serupa. Mereka terlihat berdiri di pinggir lapangan sambil berteriak memberikan semangat.

Ofisial pertandingan memberikan injury time lima menit. Di menit-menit akhir ini, Madrid kian gencar menggempur pertahanan Madrid. Bahkan kiper Madrid, Diego Lopez, hingga maju ke kotak penalti Dortmund untuk menyambut tendangan sepak pojok. Namun, hal itu tetap tak mampu menambah gol.

Saat wasit Horward Webb meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, para pemain Madrid tertunduk lesu. Sementara pasukan Jurgen Klopp berlari di dalam lapangan sambil berteriak kegirangan. Para pemain dibangkucadangan pun masuk ke lapangan. Mereka memeluk teman-temannya yang telah berjuang.

Ini adalah ketiga kalinya dalam tiga musim terakhir, Madrid gagal menembus ke partai final. Adapun bagi Dortmund ini akan menjadi partai final pertamannya sejak musim 1996/1997. Di partai final, Dortmund akan berhadapan dengan pemenang laga antara Barcelona melawan Bayern Munchen.

Susunan Pemain:

Madrid (4-2-3-1): Diego López; Michael Essien, Raphael Varane, Sergio Ramos, Fabio Coentrao; Xabi Alonso, Luka Modric; Angel di Maria, Mesut Ozil, Cristiano Ronaldo; Gonzalo Higuaín

Dortmund (4-2-3-1): Roman Weidenfeller; Lukasz Piszceck, Neven Subotic, Mats Hummels, Marcell Schmelzer; Sven Bender, Ilkay Gundogan; Jakub Blaszczykowski, Mario Götze, Marco Reus; Robert Lewandowski

SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:
Fernandes Kecewa terhadap Sikap Pemain QPR 
Lucas Leiva Berharap Suarez Tetap di Liverpool 
MU dan Ajax Kerja Sama Peminjaman Pemain  


09.55 | 0 komentar | Read More

Jokowi: Jakarta Gelar Islamic Solidarity Games

Suasana pesta kembang api saat pembukaan PON XVIII di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, (11/9). Perhelatan bidang olahraga empat tahunan itu berlangsung 9-20 September 2012. ANTARA/Nyoman Budhiana

TEMPO.CO , Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo siap menjadi tuan rumah pesta olahraga negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). Jokowi telah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Balaikota terkait pelimpahan pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG). "Semua sudah siap, nggak masalah," kata Jokowi, Selasa, 30 April 2013, di Balaikota.

Terkait persiapan penyelenggaraan yang tinggal beberapa bulan, Jokowi mengatakan tidak akan ditemui banyak masalah. Menurutnya Jakarta sudah sering menggelar acara serupa. Pelaksanaan ISG yang dipindahkan ini merupakan bentuk kepercayaan kepada Jakarta. "Demi kepentingan nasional," kata Jokowi.

Mengenai kemungkinan perubahan APBD terkait pelaksanaan ISG ini menurutnya jika dibutuhkan akan diadakan perubahan. Namun, kata Jokowi perhitungan yang telah dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah mencukupi keperluan pelaksanaan ISG.

Pekan olahraga yang diselenggarakan untuk ke-3 kalinya ini sebelumnya direncanakan untuk digelar  di Pekanbaru, Riau. Namun karena dianggap belum siap, acara diundur hingga Oktober. Terkait dengan pengunduran pelaksanaan menpora sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Presiden Federasi Olahraga Solidaritas Islam (ISSF) Pangeran Sultan bin Fahd bin Abdul Aziz. Surat ini merupakan surat balasan kepada  Presiden ISSF terkait pelaksanaan ISG.

ISG pertama kali diadakan di Mekah, Arab Saudi, pada 2005 diikuti 6000 atlet dari 55 negara peserta. Pelaksanaan kedua direncanakan digelar di Teheran, Iran, namun gagal karena ketidaksepakatan dengan negara-negara Arab terkait penggunaan Teluk Persia sebagai Maskot ISG kedua.


RUCITRA DEASY FADILA

Topik terhangat:
Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

Baca juga:
Edsus Sosialita Jakarta
Susno Minta Perlindungan Komnas HAM
Wamen Denny Minta Susno Menyerah
Jaksa Waspadai Pengawalan Bersenjata Susno
Di Persembunyian, Susno Punya Pengawal


09.55 | 0 komentar | Read More

Bale Raih Dua Penghargaan PFA

Written By Unknown on Senin, 29 April 2013 | 09.55

Peraih penghargaan Pesepakbola Profesional Inggris Terbaik dan Pesepakbola Muda Terbaik, Gareth Bale dari tim Tottenham Hotspur berpose bersama piala yang ia peroleh di ajang PFA Player of the Year Awards 2013 di Hotel Grosvenor House, London, Inggris, Minggu (28/4). AP/PA

TEMPO.CO, London - Kecemerlangan Gareth Bale di sepanjang musim 2012/2013 ini mendapat apresiasi dari Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA). Pemain gelandang Tottenham Hotspur itu terpilih sebagai PFA Player of the Year dan PFA Young Player of the Year, pada Senin, 29 April 2013, dinihari.

Keberhasilan Bale dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris tak lepas dari penampilan gemilangnya. Bale menjadi top scorer Spurs dengan 19 gol dalam 29 laga. Ia juga membukukan empat assist dan membawa Spurs bersaing di papan atas Liga Primer.

Bale sukses mengungguli saingan kuat Robin van Persie, yang sukses mengantarkan Manchester United juara Liga Primer dan berada di puncak daftar top scorer, untuk meraih PFA Player of the Year. Bale juga sukses mengungguli Juan Mata, Luis Suarez, Michael Carrick, dan Eden Hazard.

Bale sendiri pernah merebut penghargaan yang sama pada musim 2010/2011. Ia mengikuti jejak Alan Shearer, Thierry Henry, dan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang meraih dua gelar PFA Player of the Year.

Sementara itu, dalam penghargaan PFA Young Player of the Year, pemain asal Wales itu sukses mengungguli Hazard, Danny Welbeck, Romelu Lukaku, Cristian Benteke, dan Jack Wilshere.

"Ini adalah kehormatan besar. Dipilih oleh rekan-rekan Anda adalah salah satu hal terhebat dalam permaianan. Saya sangat senang," kata Bale. "Ketika Anda melihat nominasi, ada beberapa nama besar di atasnya. Namun saya tidak bisa melakukan apa pun tanpa bantuan tim. Mereka sangat fantastis di musim ini, sama seperti manajer (Andre Villas-Boas)."

Bale menjadi pemain ketiga yang pernah meraih dua gelar PFA secara bersamaan dalam satu musim,  setelah pemain Aston Villa Andy Gray meraihnya pada 1976/1977, dan Cristiano Ronaldo pada 2006/2007 ketika bermain untuk MU.

SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Casillas ke Arsenal Jika Mourinho Masih di Madrid
Arsenal Tanpa Giroud, MU Turunkan Pemain Muda
Incar 4 Besar, Arsenal Harus Menang Malam Ini
PSSI Diminta Tangani Kasus Pemukulan Wartawan 
Van Persie Akan Disambut dengan Penghormatan


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger