Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Adu Panco Diusulkan Masuk PON

Written By Unknown on Senin, 03 Maret 2014 | 09.55

Peserta pekan olahraga pribumi dari Indian Pataxo saling berhadapan dalam gulat tradisonal di Cuiaba, Brasil (13/11). Sekitar 1,600 Indian dari 48 suku turut merayakan kebudayaan pribumi Brasil melalui Pekan olahraga pribumi ke-12. (AP Photo/Felipe Dana)

TEMPO.CO, Balikpapan - Adu panco yang mempertandingkan kekuatan otot lengan bakal naik kelas. "Kami mengusulkan panco diakui untuk ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti," kata atlet panco nasional, James H. Anes, kepada pers, Senin, 3 Maret 2014.

Pengurus Olahraga Gulat dan Tangan Indonesia serta Internasional Armwrestling Asosiasi (IAA) Indonesia sedang berjuang agar olahraga panco ini diakui di kancah nasional. Mereka menargetkan terbentuknya 20 pengurus daerah olahraga Panco sebagai syarat utama agar bisa didaftarkan KONI serta dijadikan cabang olahraga PON.

Menurut James, bulan lalu terbentuk pengurus daerah di Sumatera Selatan dan Riau. Sejak 2005, olahraga ini sudah eksis di masyarakat.  Sejumlah atlet panco nasional sering mengikuti kongres dan kegiatan panco dunia. (Lihat Foto:Lihat Serunya Olimpiade Pribumi Indian di Brasil)

Pada 2010, Indonesia masuk peringkat lima dunia. Pada Juni ini Indonesia  akan mengikuti kejuaraan Asia Pasifik di Jepang. "Antusias masyarakat terhadap olahraga panco makin tinggi," kata James.

Hal ini juga diakui Ketua POGTI Kalimantan Timur Andi Burhanuddin Solong. "Panco bukan hanya membawa misi keolahragaan, tetapi mengembangkan misi perdamaian bangsa," katanya. Sebentar lagi akan dilakukan Turnamen Panco Internasional di Balikpapan. Pertandingan ini diikuti pula atlet panco dari Malaysia.

SG WIBISONO

Terpopuler
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan


09.55 | 0 komentar | Read More

Di Balik Kisruh PSSI: Ada Rebutan Bisnis Hak Siar  

Ratusan bonek, pendukung Persebaya 1927 melakukan konvoi di jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, (26/1). Konvoi yang di ikuti oleh ribuan pendukung Persebaya 1927 ini untuk melakukan aksi di depan Hotel Shangrila yang menjadi lokasi Konggres Tahunan PSSI. TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.CO, Jakarta - Tingginya potensi ekonomi sepak bola dalam negeri menyebabkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) jadi rebutan. Tumbangnya kubu reformis dan kembalinya para penguasa lama PSSI juga dilatarbelakangi oleh motif bisnis sepak bola. Salah satu lahan bisnis yang jadi rebutan adalah hak siar pertandingan liga (Baca selengkapnya di majalah Tempo).

Pada 2007 pengurus PSSI era Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie menyerahkan hak siar Liga Indonesia pada ANTV. Stasiun televisi milik keluarga Bakrie itu memegang kontrak hak siar selama 10 tahun, mulai 2007 hingga 2016, dengan nilai Rp 10 miliar per musim. Di 2011 terjadi pergantian kepengurusan dan PSSI dikuasai oleh kelompok baru yang dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro. (baca:Djohar: Gonjang- Ganjing PSSI Sudah Selesai)

Kubu reformis ini lantas melakukan sejumlah perubahan di tubuh PSSI. Salah satunya adalah memutus kontrak hak siar liga dengan ANTV yang dianggap terlalu murah. PSSI lantas menggelar tender hak siar liga, hasilnya MNC Group--grup media milik Hary Tanoesoedibjo menjadi pemenang hak siar dengan tawaran Rp 100 miliar per musim atau sepuluh kali lipat dari nilai kontrak dengan ANTV.

Tidak hanya itu, rencananya nilai kontrak baru itu akan terus bertambah tiap tahun menjadi: Rp 200 miliar pada tahun kedua, Rp 400 miliar di tahun ketiga, dan Rp 600 miliar di tahun keempat.

Pengamat sepak bola Indonesia dari Save Our Soccer (SOS) Apung Widadi mengatakan bahwa siaran Liga Indonesia memiliki potensi ekonomi sangat tinggi. Sehingga wajar jika nilai kontrak hak siarnya bisa mencapai ratusan miliar rupiah per musim. Alasannya sederhana, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki penonton sepak bola terbesar di dunia. (baca juga:Cara Roy Suryo Tuntaskan Kisruh Sepakbola)

Dan yang lebih penting, masyarakat Indonesia lebih suka menyaksikan pertandingan liga dalam negeri dibanding liga-liga luar negeri yang mahal nilai kontrak hak siarnya. Rating siaran Liga Indonesia jauh lebih tinggi dibanding Liga Inggris. "Wajar jika PSSI jadi rebutan," katanya.

Kini kelompok lawas kembali berkuasa di PSSI. Pengelolaan hak siar liga juga kembali ke tangan mereka. Pertengahan Januari lalu, PSSI menyerahkan hak siar liga selama sepuluh tahun kepada sebuah perusahaan bernama BV Sports dengan nilai kontrak Rp 1,5 triliun. (baca juga: Bob Hippy: Ketua Umum PSSI Salah Sejak Awal)

Namun, PSSI maupun PT Liga Indonesia enggan membuka siapa di balik BV Sports. Padahal, direktur utama perusahaan itu adalah Hari Widodo yang merupakan salah satu direktur di PT Bakrie Capital. "Tidak penting siapa orangnya," ujar Chief Executive Officer PT Liga Indonesia yang juga rekan Nirwan Bakrie, Djoko Driyono. Djoko juga membantah bahwa kembalinya kubu lama ke PSSI dilatarbelakangi motif ekonomi. "Tidak ada bisnis Pak Nirwan yang berhubungan dengan sepak bola," katanya.


TIM INVESTIGASI TEMPO

Berita Lain
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan


09.55 | 0 komentar | Read More

Melawan Persewangi, Timnas U19 Tanam Pohon Dulu

TEMPO.CO, Banyuwangi - Tim Nasional U19 sore nanti akan berhadapan dengan Persatuan Sepak Bola Banyuwangi (Persewangi) dalam gelar uji coba di Stadion Diponegoro. Meski begitu tim besutan Indra Sjafri itu masih sempat jalan-jalan mengunjungi para penggemar mereka di sejumlah lokasi pagi ini, Senin, 3 Maret 2014.

Agenda kunjungan pertama adalah penanaman pohon trembesi di Lapangan Blambangan. Banyuwangi. Sekita pukul 08.15 WIB Indra Sjafri menggiring Evan Dimas dan kawan-kawannya ke lapangan itu. Di sana mereka disambut ribuan anak sekolah dasar yang sengaja dikumpulkan di sana sejak pukul tujuh pagi tadi.

Setelah menanam pohon trembesi bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mereka langsung berbalik ke kendaraan dan pergi menuju lokasi selanjutnya: Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Banyuwangi. Di sekolah itu mereka disuguhi pertunjukan drum band dan karawitan. Setelah itu mereka sibuk melayani ratusan pelajar yang telah menunggu sejak pagi.

IKA NINGTYAS

Berita Lain
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer 
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan  


09.55 | 0 komentar | Read More

Federer Hadapi Berdych di Final

Written By Unknown on Minggu, 02 Maret 2014 | 09.55

Roger Federer, petenis asal Swiss berusaha mengembalikan bola lawannya asal Perancis Jo-Wilfried Tsonga pada pertandingan babak keempat Australian Open 2014 di Melbourne (20/1). Federer menang tiga set langsung 6-3, 7-5, 6-4. REUTERS/Petar Kujundzic

TEMPO.CO, Dubai -Roger Federer mengincar gelar juara turnamen tenis Asosiasi Tenis Profesional ( ATP) untuk kedua kalinya dalam 18 bulan terakhir, Federer lolos ke babak final turnamen Dubai Championships dengan menaklukkan Raja Lapangan Keras peringkat dua dunia, Novak Djokovic (Serbia) 3-6, 6-3, 6-2, Jumat, 28 Februari 2014.

Djokovic merupakan juara bertahan di turnamen tersebut.

Pada babak final Sabtu malam ini, 1 Maret 2014, Federer peringkat 8 dunia menghadapi petenis Cek  peringkat 6 dunia, Tomas Berdych. Petenis Cek ini lolos ke babak final dengan menyingkirkan  Philipp Kohlschreiber, peringkat 25 dunia asal Jerman, 7-5, 7-5. Bagi Berdych ini merupakan final kedua kalinya berturut-turut di turnamen ini.

Prestasi Federer, mantan pemain nomor satu dunia yang kini menapak usia 32 tahun, tahun lalu merosot tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang tahun lalu ia hanya meraih satu gelar juara turnamen tanah liat di Halle, Jerman.

Tahun 2014 ini Federer menggunakan raket dengan kepala lebih lebar dan pelatih baru, Stefan Edberg. Sang pelatih asal Swedia yang mantan pemain nomor satu dunia ini pernah enam kali juara grand slam.

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Berita Terpopuler:
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY
Din Syamsuddin: Sertifikasi Halal Urusan Amidhan
Kata Bos Google Soal Malware di Android

 


09.55 | 0 komentar | Read More

Timnas U19 Hanya Menang 1-0  

TEMPO.CO, Batu - Tim nasional usia di bawah 19 tahun (U19) melanjutkan tren positif meraih kemenangan dalam Tur Nusantara. Kali ini, giliran Perrsikonba Batu yang dibekuk dengan skor tipis 1-0.

Menghadapi Persikoba Batu, pelatih Timnas U19, Indra Sjafri melakukakan rotasi total. Pemain yang selama ini hanya duduk di bangku cadangan menjadi pilihan Indra Sjafri ketika dalam laga yang digelar di Stadion Brantas, Batu, Jawa Timur, Jumat  malam, 28 Februari 2013.

Di posisi penjaga gawang, Indra Sjafri menurunkan Awan Setho Raharjo sejak menit awal. Sedangkan trio penyerang ditempati Dinan Yahdian Javier, Dimas Drajad, serta Miftahul Hamdi.

Pada laga-laga sebelumnya, Indra Sjafri menurunkan skuad terbaik seperti bomber Ilhamuddin Armyn, Muchlis Hadi Ning Syaifullah, dan Maldini Pali, serta  kapten sekaligus pengatur serangan Evan Dimas Darmono.

Tetapi kali ini, Evan Dimas juga tidak tampil sejak menit awal. Posisi lini tengah ditempati Paulo Sitanggang dan Ikhsan Kurniawan.

Meskipun skuad Garuda Muda langsung tampil menyerang sejak awal pertandingan dan menguasai jalannya laga, namun masih lemahnya penyelesaian akhir membuat para pemain Timnas U-19 belum mampu membobol gawang Persikoba. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Di babak kedua, Timnas U19 kembali tampil langsung menggebrak. Beruntung, kali ini upaya mereka membuahkan hasil. Pada menit ke-54, Dimas Drajad yang dipasang sebagai striker utama membobol gawang Persikoba. Skor berubah menjadi 1-0. Namun, hingga laga usai, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Seusai laga Pelatih Timnas U19 Indonesia, Indra Sjafri, langsung mengevaluasi penampilan pasukannya.  Indra beserta tim pelatih akan memutuskan menambah pemain baru atau tidak. Saat ini, skuad Garuda Jaya berjumlah 29 orang.

Indra  mengungkapkan, telah mengetahui kualitas seluruh pemain yang turun di Tur Nusantara. "Saya sudah tahu kemampuan mereka satu per satu, jadi saya akan mengambil keputusan, siapa yang bertahan dan siapa yang keluar," jelasnya. PSSI | AGUS BAHARUDIN

Berita Terpopuler:
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY
Din Syamsuddin: Sertifikasi Halal Urusan Amidhan
Kata Bos Google Soal Malware di Android


09.55 | 0 komentar | Read More

Jakarta Popsivo Takluk

TEMPO.CO, Bandung - Juara bertahan kompetisi BSI Proliga putri, Jakarta Popsivo PGN, tampak tertatih-tatih menjalani putaran pertama babak empat besar berlangsung di Gelanggang Olahraga C-Tra Arena, Bandung. Anak asuh Muhamad Anshori tak mampu meladeni permainan Jakarta Pertamina Energi di pertandingan kedua yang berjalan Sabtu, 1 Maret 2014.

Jakarta Pertamina pun menang telak 3-0 (25-21, 25-18, 25-15).  "Kami harus menelan kekalahan lagi. Tapi, kami tidak mau menyerah karena perjalanan masih panjang,"  kata Anshori. Saat menghadiri jumpa pers, Anshori mengeluhkan penampilan para pemainnya yang sulit keluar dari tekanan pasukan Jakarta Pertamina. "Kami tidak berkembang sepanjang pertandingan. Hanya irama permainan saja yang terlihat bagus."

Anshori menjelaskan, anak asuhnya kesulitan mengembalikan pukulan service para pemain Jakarta Pertamina. Walhasil, bola yang semestinya bisa dioptimalkan oleh pemain tosser (pengumpan) tidak dieksekusi dengan baik oleh spiker (penyerang).  Bisa di bilang kami tidak punya seorang gelandang kalau dalam sepak bola,  kata Anshori.

Hal itu diamini oleh Rita Kurniati yang mengaku kesulitan mengolah bola. Di sisi lain, ketika Rita mampu menciptakan peluang untuk merebut poin, Jakarta Popsivo kesulitan menembus benteng pertahanan Jakarta Pertamina yang dikawal oleh Agustin Wulandhari cs.  Blok mereka bagus,  ucap Rita.

Pelatih Jakarta Pertamina Oktavian senang dengan hasil kemenangan atas Jakarta Popsivo.  Hari ini kami bisa menekan kesalahan yang dibuat kemarin,  ucap dia. Menurut Oktavian, kunci utama permainan timnya ialah menekan melalui pukulan service.  Jangan sampai lawan melakukan kombinasi serangan.

Pada pertandingan terakhir putaran pertama babak empat besar, Jakarta Pertamina akan menghadapi Manokwari Valeria Papua Barat. Kedua tim sejauh ini sudah mengemas dua kemenangan saat meladeni lawan-lawannya. Tampaknya, kekuatan Jakarta Pertamina yang sebagian besar dihuni oleh pemain nasional bakal diuji oleh Manokwari Valeria. ADITYA BUDIMAN

Berita Terpopuler:
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY
10 Sentilan KPK Soal KUHAP yang Bikin SBY Panas
Kata Bos Google Soal Malware di Android


09.55 | 0 komentar | Read More

Tiba Di Batu, Timnas U-19 Siap Tempur

Written By Unknown on Sabtu, 01 Maret 2014 | 09.55

Para Pemain Indonesia U-19 (ki-ka) Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, dan Hendra Sandi Gunawan bersama Pelatih Fisik Nur Sailan dan Ofisial Muchni melakukan selebrasi usai mengalahkan Korea Selatan di laga AFC U-19 di Gelora Bung Karno, Jakarta, (12/10). TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 19 tahun (timnas U-19) dijadwalkan tiba di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat siang, 28 Februari 2014. Mereka menyambangi kota yang diapit lima gunung itu untuk menghadapi Persikoba Batu di Stadion Gelora Brantas, malam nanti.

"Tidak ada kendala, semua pemain dalam kondisi baik," kata Eko Purdjianto, asisten pelatih timnas U-19, kepada Tempo lewat telepon. "Kami sudah menjalani latihan dan siap menjalani pertandingan."

Setelah mengalahkan Persebaya U-21, 4-2, di Surabaya, Senin lalu, Garuda Jaya berdiam di Sidoajo, Jawa Timur. Mereka baru beranjak ke Batu, sekitar 75 kilometer dari Sidoarjo, pada hari pertandingan dan akan menginap di Hotel Agrowisata, Batu.

Batu bukanlah kota yang asing bagi timnas U-19. Mulai November tahun lalu hingga awal Januari 2014, tim asuhan Indra Sjafri itu menjalani pemusatan latihan tahap pertama di sana. Pemerintah Kota Batu juga menganggap timnas U-19 sebagai tamu kehormatan, dan menggratiskan tiket pertandingan malam nanti. Mereka juga menyiapkan sambutan khusus di tribun timur stadion tersebut.

Stadion Gelora Brantas, kata Eko, juga pernah mereka kunjungi. "Waktu TC (pemusatan latihan) pertama dulu, kami berlatih di situ juga," ujarnya.

Eko, mantan bek timnas, mengatakan fokus pertandingan malam nanti tidak akan berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya. "Timnas U-19 bakal terus mencari komposisi yang pas untuk menentukan tim utama," katanya, anggota timnas PSSI Primavera pada 1990-an itu.

Laga melawan Persikoba itu merupakan bagian dari Tur Nusantara, yang disiapkan Indra Sjafri untuk menghadapi Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober 2014. Dari laga yang sudah dijalani, timnas belum terkalahkan. (Lihat hasil dan jadwal Tur Nusantara di sini)

GADI MAKITAN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Olahraga Lain:
Jamu Timnas U19, Batu Gratiskan Tiket Pertandingan
Sukses Gaet Vidic, Inter Bidik Sagna
Drogba: Galatasaray Bisa Singkirkan Chelsea


09.55 | 0 komentar | Read More

Jelang Laga Timnas U-19, Banyuwangi Poles Stadion

TEMPO.CO, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengebut perbaiki Stadion Diponegoro yang menjadi tempat laga uji coba tim nasional U-19 dengan Persewangi, Senin, 3 Maret 2014. Sebelumnya, Badan Tim Nasional PSSI meminta perbaikan sejumlah fasilitas di stadion berkapasitas 10 ribu penonton tersebut.

Dari pantauan Tempo Jumat pagi, 28 Februari 2014, beberapa petugas masih mengecat tribun VIP di sebelah barat. Warna cat tribun VIP ini sebagian besar memang sudah mengelupas. Selain mengecat ulang, petugas lain juga tampak memotong rumput lapangan dan menyapu tribun utama di sebelah selatan. (Baca juga: Banyuwangi Cemas Penonton Timnas U-19 Membeludak)

Asisten Sosial, Ekonomi, dan Kesejahteraan Rakyat Achmad Wiyono mengatakan, selain mempercantik stadion, Pemkab Banyuwangi juga menyediakan fasilitas ruang ganti pemain berpenyejuk udara seperti yang diminta Badan Tim Nasional. "Seluruh fasilitas yang diminta kami siapkan," katanya saat meninjau Stadion Diponegoro, Jumat.

Stadion Diponegoro sejak 2013 sebenarnya sedang dalam tahap renovasi dan akan dilanjutkan tahun ini. Pemkab Banyuwangi menambah tribun selatan berkapasitas 3 ribu penonton yang menelan anggaran Rp 13 miliar. Pembangunan tribun ini belum tuntas, sehingga belum dicat dan tak berkanopi.

Pada 17 Februari 2014, Badan Tim Nasional meninjau stadion di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu. Menurut Sekretaris Badan Tim Nasional Sefdin Syaifudin Alamsyah, Stadion Diponegoro belum seluruhnya memenuhi standar. Sefdin mengatakan kedataran tanahnya belum merata dan rumput kurang padat. Selain itu, pihaknya meminta fasilitas ruang ganti pemain lebih bersih dan dilengkapi penyejuk ruangan.

Laga timnas U-19 vs Persewangi digelar di Stadion Diponegoro pukul 15.00 WIB. Harga tiket pertandingan itu untuk kelas ekonomi Rp 50 ribu, tiket utama Rp 100 ribu, dan tiket VIP Rp 150 ribu. Timnas U-19 dijadwalkan tiba di Banyuwangi pada 2 Maret 2014. (Baca juga: Tiket Laga Timnas U19 Vs Persewangi Dimahalkan)
 
IKA NINGTYAS

Berita lain:
Timnas U-19 Akan Jajal Stadion 'San Siro' Bekasi 
Tidak Ada Surat Mundur dari Risma 
Curhat SBY: Gaji Ayah Saya Pas-pasan  

 


09.55 | 0 komentar | Read More

Popsivo PGN Incar Kemenangan atas Pertamina Energi  

TEMPO.CO, Bandung - Juara bertahan putri kompetisi bola voli Proliga, Jakarta Popsivo PGN, mengincar kemenangan atas Jakarta Pertamina Energi pada pertandingan babak empat besar Proliga 2014. Bermain di Gelanggang Olahraga C-Tra Arena, Bandung, Sabtu, 1 Maret 2014, pelatih Jakarta Popsivo, Muhamad Anshori, optimistis bakal meraih kemenangan.

"Yang penting, pemain bermain lepas dan tidak terbebani dengan status juara bertahan," kata Anshori, Jumat, 28 Februari 2014. Menghadapi anak asuh Oktavian, Anshori meminta kepada para pemain untuk mewaspadai service dan block lawan.

Dua kali bertemu pada musim 2014, Jakarta Popsivo belum mampu mengalahkan Jakarta Pertamina. Popsivo justru mengalami dua kekalahan telak, 3-0. Kekalahan pertama Popsivo terjadi pada putaran pertama yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, 18 Januari. Sedangkan kekalahan kedua terjadi pada putaran kedua di Gresik, 14 Februari.  

Melihat rekor pertemuan tersebut, pemain Jakarta Popsivo, Rita Kurniati, menilai setiap tim masih mempunyai peluang untuk menang. Ia berharap rekan-rekannya bisa keluar dari tekanan pertandingan. Pasalnya, Jakarta Popsivo dihuni oleh pemain-pemain muda. "Setiap tim pasti mempunyai kelemahan, dan kami akan memanfaatkan itu saat bertemu Jakarta Pertamina," ucap Rita.

Anshori mengatakan kehilangan beberapa pemain utama, seperti Amalia Fajrina Nabila yang hijrah ke Jakarta Pertamina, pada musim ini membuat skuad Jakarta Popsivo sedikit limbung. Walhasil, terjadi kekosongan di beberapa lini permainan Popsivo. "Pemain penggantinya belum bermain stabil," tutur Anshori.

Jakarta Pertamina sendiri hingga tulisan ini dibuat masih menghadapi Jakarta Electric PLN. Sepanjang putaran pertama dan kedua, Jakarta Pertamina belum pernah menelan satu pun kekalahan. Posisi Jakarta Pertamina pun kokoh di puncak klasemen hingga babak empat besar.

Sedangkan Jakarta Popsivo harus menelan kekalahan saat menghadapi Manokwari Valeria Papua Barat pada laga perdana babak empat besar. Manokwari Valeria berhasil menaklukan Jakarta Popsivo dengan tiga set langsung, 25-16, 25-21, dan 25-21. "Kami harus bisa merebut kemenangan di seri pertama ini. Kalau tidak, perjalanan ke Yogyakarta (seri kedua) akan terasa berat," tutur Anshori.

ADITYA BUDIMAN

Baca juga:
Banyuwangi Dikhawatirkan Tak Muat untuk Laga Timnas U-19
Menjamu Timnas U-19, Banyuwangi Andalkan Pemain Lokal
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions
Igbonefo Selamatkan Arema di Selangor


09.55 | 0 komentar | Read More

Trio BBC Cetak Brace, Madrid Bantai Schalke 6-1

Written By Unknown on Kamis, 27 Februari 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Gelsenkirchen - Real Madrid tampil tanpa ampun ketika menghadapi Schalke 04, dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Veltins Arena, Kamis, 27 Februari 2014, dinihari. Trio BBC milik Madrid, Benzema, Bale, dan Cristiano Ronaldo, masing-masing menyumbangkan dua gol untuk mengantarkan Madrid menang telak 6-1 atas Schalke.

Madrid tampil menguasai jalannya laga sejak menit pertama. Karim Benzema membuat pendukung tuan rumah terdiam di menit ke-13. Berawal dari umpan back-heel Cristiano Ronaldo, yang sempat mengenai kaki Felipe Santana, Benzema berhasil menaklukkan Ralf Fahrmann dengan sepakan kaki kanannya.

Berselang semenit kemudian, Schalke memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun upaya Draxler di mulut gawang berhasil dihalau Iker Casillas. Bola muntah juga gagal dimaksimalkan Max Meyer.

Di menit ke-21, Madrid menggandakan keunggulan lewat gol cantik Gareth Bale. Pemain winger asal Wales itu melewati hadangan tiga pemain belakang Scahlke sebelum melepaskan tendangan kaki kiri ke tiang dekat.

Unggul dua gol tak membuat Madrid puas. Tim asuhan Carlo Ancelotti menambah derita Schalke dengan menjaringkan tiga gol di babak kedua. Gol ketiga Madrid dicetak Ronaldo pada menit ke-52. Pemain asal Portugal itu mengelabui Joel Matip dengan step over, dan langsung melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut kanan gawang.

Berselang empat menit kemudian, Benzema mencetak gol keduanya sekaligus gol ke-20 di musim ini. Usai bekerja sama dengan Ronaldo lewat umpan satu-dua, pemain asal Prancis itu melepaskan tendangan kaki kanan dari sisi kiri kotak penalti.

Bale mencatatkan namanya lagi di papan skor. Lolos dari jebakan offside, pemain termahal dunia itu memaksimalkan umpan terobosan Sergio Ramos dengan sepakan kaki kiri ke tiang jauh.

Ronaldo tak mau ketinggalan dengan mencetak gol keenam Los Blancos. Usai menerima umpan terobosan Benzema, Ronaldo melewati hadangan Fahrmann, kemudian melepaskan tendangan kaki kanan mendatar.

Schalke mendapat gol hiburan di menit akhir pertandingan. Klaas-Jan Huntelaar mencetak gol indah ke gawang mantan timnya. Pemain asal Belanda itu memaksimalkan umpan silang Chrsitan Fuchs dengan tendangan first time dari luar kotak penalti.

Skor 1-6 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan hasil ini, Madrid sangat berpeluang melaju ke perempat final karena pertandingan kedua akan dihelat di kandang sendiri, Santiago Bernabeu. Sementara Scahlke membutuhkan keajaiban untuk lolos ke babak berikutnya.

Susunan pemain:
Schalke 04:
Fahrmann; Howedes, Matip, Santana, Kolasinac (Fuchs 76'); Boateng (Goretzka 59'), Neustadter, Farfan (Obasi 72'), Meyer, Draxler; Huntelaar.
Cadangan: Hildebrand, Hoogland, Szalai, K. Papadopoulos.

Real Madrid
:
Casillas; Carvajal, Sergio Ramos, Pepe, Marcelo; Xabi Alonso (Illaramendi 73'), Modric, Di Maria (Isco 68'); Bale (Jese 50'), Benzema, Ronnaldo.
Cadangan: Diego Lopez, Varane, Coentrao, Arbeloa.

ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions
Apa Kelemahan Timnas U19 Selama Tur Nusantara?
Kalah 2-0, MU Terancam Keluar dari Liga Champions
Tujuh Dosa Moyes di Manchester United
SCTV Tak Siarkan Timnas U19 di Batu dan Banyuwangi


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger