Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ganda Indonesia Berguguran  

Written By Unknown on Jumat, 07 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.COBirmingham - Pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth terhenti pada babak kedua turnamen All England 2014. Mereka kalah dari pasangan Singapura Danny Bawa Chrisnanta/Vanessa Neo dalam rubber-game, 21-19, 10-21, 18-21, Kamis, 6 Maret 2014.

Bagi Danny/Vanessa, kemenangan di All England ini menjadi kemenangan pertama atas Kido/Pia. Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka selalu kalah, masing-masing ketika bertemu di Vietnam Open 2012 dan Thailand Open 2013. Adapun bagi Kido/Pia, kekalahan ini membuat mereka gagal menyamai catatan tahun lalu ketika melaju hingga semifinal.

Dalam pertandingan yang berlangsung 53 menit tersebut, Kido/Pia yang diunggulkan di tempat keenam sebenarnya memulai permainan pada game pertama dengan baik. Mereka unggul 4-2 dan terus memimpin hingga 12-8.

Namun, setelah itu, Kido/Pia justru terlihat kehilangan fokus sehingga mampu disamakan menjadi 12-12. Danny/Vanessa bahkan sempat berbalik unggul 18-15, tapi Kido/Pia sukses menyamakan kedudukan menjadi 18-18 dan menutup game pertama dengan 21-18. Game kedua berlangsung berat bagi Kido/Pia. Sempat memaksakan kedudukan 1-1, mereka lantas tertinggal jauh hingga 19-10. Danny/Vanessa akhirnya menutup gim dengan 21-10.

Tersengat kekalahan pada game kedua, Kido/Pia langsung tancap gas pada awal game ketiga. Mereka segera memimpin dengan skor 7-2. Namun Danny/Vanessa tak kehilangan semangat dan sukses menyamakan angka menjadi 7-7. Setelah itu, kejar-mengejar poin pun tak terhindarkan. Sempat tertinggal 14-16, Danny/Vanessa kemudian berhasil menyamakan angka, bahkan berbalik unggul dan menutup pertandingan dengan 21-18.

Mengikuti jalan Kido/Pia, pasangan ganda putri Suci Rizky/Tiara Rosalia Nuraidah juga terhenti setelah kalah dari unggulan pertama asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, dalam dua game langsung 21-13 dan 21-8.

Suci Rizki/Tiara Rosalia, yang mengalahkan pasangan Makau Wang Rong/Zhang Zhibo dengan 21-9 dan 21-15 pada babak pertama, memang terlihat kalah kualitas dari Wang/Yu.

Pasangan Cina itu langsung unggul 3-1 dan terus memimpin hingga 16-10 sampai akhirnya menutup gim pertama dengan 21-13. Gim kedua berjalan "sebelas-dua belas". Unggul 3-0, Wang/Yu terus memimpin hingga 20-8 sampai akhirnya menutup pertandingan dalam 33 menit dengan angka 21-8.

Namun Indonesia masih menyisakan banyak wakil pada babak kedua All England 2014. Antara lain ganda campuran unggulan kedua Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menghadapi wakil Cina Chai Biao/Tang Yuanting, atau ganda putra terkuat dunia Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menantang ganda Inggris Chris Langridge/Peter Mills.

Tahun lalu, Indonesia hanya membawa pulang satu gelar dari turnamen berhadiah total US$ 400 ribu atau setara Rp 4,58 miliar tersebut lewat ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pada final, Tontowi/Liliyana menang atas pasangan Cina Zhang Nan/Zhao Yunlei, 21-13, 21-17. Adapun Ahsan/Hendra terhenti di semifinal setelah ditekuk ganda Cina Liu Xiaolong/Qiu Zihan dalam rubber-game 13-21, 21-13, dan 17-21.

TOURNAMENTSOFTWARE | ARIE FIRDAUS

Berita Terpopuler
Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat
Pelawak Jojon Tutup Usia
Penembak Kucing Dipecat dari Tempatnya Bekerja


09.55 | 0 komentar | Read More

Kido/Pia Kandas di Babak Kedua All England

TEMPO.CO, Birmingham - Ganda campuran nonpelatnas, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, terhenti pada babak kedua turnamen All England 2014 setelah kalah dari pasangan Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Vanessa Neo, dalam rubber-game, 21-19, 10-21, dan 18-21.

Bagi Kido/Pia, kekalahan ini membuat mereka gagal menyamai raihan tahun lalu ketika melaju hingga semifinal. Adapun bagi Danny/Vanessa, kemenangan di All England ini membuat mereka menghentikan catatan tidak pernah menang dari Kido/Pia. Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka selalu kalah, masing-masing ketika bertemu di Vietnam Open 2012 dan Thailand Open 2013.

Dalam pertandingan yang berlangsung 53 menit tersebut, Kido/Pia yang diunggulkan di tempat keenam sebenarnya memulai permainan di gim pertama dengan baik. Mereka unggul 4-2 dan terus memimpin hingga 12-8. Namun, setelah itu, Kido/Pia justru terlihat kehilangan fokus sehingga mampu disamakan menjadi 12-12. Danny/Vanessa bahkan sempat berbalik unggul 18-15, tapi Kido/Pia sukses menyamakan kedudukan menjadi 18-18 dan menutup gim pertama dengan 21-18.

Gim kedua berlangsung berat bagi Kido/Pia. Sempat memaksakan kedudukan 1-1, mereka lantas tertinggal jauh hingga 19-10. Danny/Vanessa akhirnya menutup gim dengan 21-10.

Tersengat kekalahan pada gim kedua, Kido/Pia langsung "tancap gas" pada awal gim ketiga. Mereka unggul cepat 7-2, tapi Danny/Vanessa tak kehilangan semangat dan sukses menyamakan angka menjadi 7-7. Setelah itu, kejar-mengejar poin pun tak terhindarkan. Sempat tertinggal 14-16, Danny/Vanessa kemudian berhasil menyamakan angka, bahkan berbalik unggul dan menutup pertandingan dengan 21-18.

Mengikuti jalan Kido/Pia, pasangan ganda putri Suci Rizky/Tiara Rosalia Nuraidah juga terhenti setelah kalah dari unggulan pertama asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, dalam dua gim langsung 21-13 dan 21-8.

Suci Rizki/Tiara Rosalia, yang mengalahkan pasangan Makau, Wang Rong/Zhang Zhibo dengan 21-9 dan 21-15 pada babak pertama, memang terlihat kalah kualitas dari Wang/Yu. Pasangan Cina itu langsung unggul 3-1 dan terus memimpin hingga 16-10 sampai akhirnya menutup gim pertama dengan 21-13.

Gim kedua tak jauh berbeda. Unggul 3-0, Wang/Yu terus memimpin hingga 20-8 sampai akhirnya menutup pertandingan dalam 33 menit dengan angka 21-8.

TOURNAMENTSOFTWARE | ARIE FIRDAUS


09.55 | 0 komentar | Read More

Lorenzo Optimistis Sambut MotoGP

TEMPO.CO , Melbourne: Jorge Lorenzo tersenyum puas usai menyelesaikan sesi terakhir latihan resmi Moto GP di sirkuit Phillip Island, Australia, Rabu, 5 Maret 2014. Adapun pertandingan sesunggunya akan berlangsung pertama kali di Grand Prix Qatar pada 23 Maret 2014.

Pembalap Spanyol itu baru saja menorehkan catatan waktu tercepat (fastest lap) 1 menit 29,068 detik, lebih cepat 0,30 detik dari Dani Pedrosa yang berada di posisi kedua dan lebih cepat 0,486 detik dari Valentino Rossi di posisi ketiga.

Bagi Lorenzo, catatan itu memperbaiki raihan waktu pada sehari sebelumnya, ketika ia lebih lambat 0,065 detik. Secara umum, catatan Lorenzo pada sesi terakhir itu pun menjadi catatan waktu tercepat sepanjang tiga hari latihan resmi di Phillip Island yang bertujuan untuk tes keamanan ban tersebut.

Tidak heran, Lorenzo sumringah. Terlebih, ia mampu mencatat waktu tercepat ketika menggunakan ban baru, yang selama ini dikeluhkan banyak pembalap. Alhasil, urutan kedua Moto GP 2013 itu pun percaya diri menyambut menyambut seri pertama Moto GP 2014 yang digelar di sirkuit Losail, Qatar. "Menurut saya, ban baru dan lama saja. Tidak banyak perbedaan," kata Lorenzo.

Cedera yang sempat mengganggu ketika tes persiapan di sirkuit Sepang, Malaysia beberapa waktu lalu, ditambahkan Lorenzo, kini juga tidak lagi menganggu. "Saya merasa sudah dalam kondisi terbaik," ujarnya lagi.

Ketika menjalani tes di Sepang, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Lorenzo memang sempat mengeluhkan kondisi fisiknya belum cukup prima akibat baru saja menjalani beberapa operasi penyembuhan cedera tulang selangka yang didapat saat kecelakaan di Assen dan Sachsentring musim lalu.

"Saya menjalani tiga operasi sebelumnya sehingga tidak punya banyak waktu untuk memulihkan diri. Jadi, saya jauh dari kondisi terbaik," ujar Lorenzo, ketika itu.

Tes keamanan ban di Phillip Island sendiri tidak diikuti semua pembalap. Selain Lorenzo, beberapa pembalap papan lain yang ambil bagian adalah Dani Pedrosa dari Repsol Honda, Valentino Rossi dari Yamaha Racing, dan duo Ducati Team, Cal Crutchlow serta Andrea Dovizioso.

Juara dunia musim lalu, Marc Marquez, urung ambil bagian dalam tes di Phillip Island karena masih berada dalam masa penyembuhan usai cedera patah tulang kering.

Adapun Dani Pedrosa, meski gagal menoreh catatan waktu tercepat di sesi latihan di Phillip Island kali ini, mengaku tidak terlalu kecewa. "Secara umum, apa yang saya catat dalam tiga hari ini sudah baik," kata Pedrosa.

Pasalnya, kata Pedrosa, dirinya masih diganggu cedera leher. Bahkan, dari semula 20 putaran yang akan dilahap, Pedrosa hanya mampu menyelesaikan 14 putaran. "Terlalu lama mengendari motor membuat saya merasakan kembali sakit di leher. Namun secara umum, tes ini telah berjalan lancar karena saya sudah mencoba ban baru," ujar Pedrosa.

MOTOGP | AUTOSPORT | ARIE FIRDAUS

Berita Terpopuler
Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat
Pelawak Jojon Tutup Usia
Penembak Kucing Dipecat dari Tempatnya Bekerja


09.55 | 0 komentar | Read More

Debut Costa di Tim Spanyol

Written By Unknown on Rabu, 05 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO , Madrid: Semua mata akan tertuju pada Diego Costa saat Spanyol menjamu Italia di Stadion Vicente Calderon, Madrid, dini hari nanti, Kamis, 6 Maret 2014. Seperti dilaporkan harian olahraga Spanyol, Marca, pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque, menuliskan nama Costa dalam daftar pemain yang akan berlaga di pertandingan persahabatan itu.

Di latihan terakhir di markas tim nasional Spanyol di Los Rozas, pinggiran Madrid, kemarin, Costa diplot sebagai ujung tombak La Furia Roja, dengan sokongan Andres Iniesta dan Pedro di sisi sayap. "Costa adalah pilihan tepat dan bisa menyumbang banyak untuk kami," kata Sergio Ramos, palang pintu andalan Spanyol, usai latihan.

Costa, 25 tahun, merupakan kontroversi. Dia lahir di Lagarto, kota berpenduduk 100 ribu di Brasil, dengan darah murni negara tersebut. Setelah bermain di Liga Portugal, dia masuk Spanyol pada 2007 dan memperkuat Valladoid dan Atletico Madrid.

Juli 2013, dia memperoleh kewarganegaraan Spanyol, setelah dianggap cukup lama tinggal di sana. Paspor baru itu datang seiring banjir gol yang dia ciptakan. Federasi Sepakbola Kerajaan Spanyol pun mulai merayunya untuk memperkuat La Furia Roja. Masalahnya, Costa pernah dua kali membela tim nasional Brasil, yaitu saat melawan Italia dan Rusia, Maret 2013. Aturan Federasi Sepakbola Dunia, FIFA, melarang pemain berganti timnas.

Namun, pernyataan Costa yang memilih negara induk semangnya membuat Brasil berang dan langsung menghapus namanya. "Orang Brasil yang menolak mengenakan seragam tim nasionalnya dan bermain di Piala Dunia di negaranya, otomatis kami coret," kata Luis Felipe Scolari, pelatih Brasil. "Dia mengkhianati impian jutaan warga Brasil yang bermimpi membela negaranya, juara lima kali Piala Dunia." FIFA membolehkan dia berganti seragam karena membela Brasil di laga persahabatan, bukan turnamen resmi.

Del Bosque langsung bereaksi dengan memasukkan pencetak 27 gol bagi Atletico musim ini tersebut dalam daftar pemainnya. Maklum, tim juara dunia dan Eropa itu sedang krisis striker. Fernando Torres makin hari makin mandul dan David Villa bolak balik cedera. Di Piala Eropa lalu, mereka jadi juara tanpa penyerang murni.

"Dia layak untuk bermain bersama kami," ujar Ramos. Wakil kapten Real Madrid itu baru berjibaku dengan Costa di La Liga, Ahad lalu. Ramos mengaku menjatuhkan Costa di daerah terlarang tanpa dilihat wasit di pertandingan yang berakhir 2-2 itu. Namun, dia mengatakan benih persaingan mereka langsung pupus begitu bertemu di tim nasional. "Hal terpenting adalah sekarang kami satu tim."

Costa tidak sabar untuk melakoni debutnya bersama dengan seragam merah Spanyol. "Apalagi pertandingan berlangsung di Calderon, markas Atletico," katanya.

Diego da Silva Costa
Lahir : Lagarto, Brasil, 7 Oktober 1988
Kebangsaan : Brasil, Spanyol
Tinggi : 1,88 meter
Kaki Aktif : Kanan
Posisi : Penyerang
Kontrak : Atletico Madrid, sampai 30 Juni 2018
Karir Klub :
2006 Braga
2007-2009 Atletico Madrid
2009-2010 Valladoid
2010-sekarang Atletico Madrid
Tim Nasional :
2013 Brasil 2 pertandingan, 0 gol
2014-sekarang Spanyol 0 pertandingan, 0 gol
MARCA | GOAL | WORLD SOCCER | REZA MAULANA

Berita Terpopuler:
Calon Hakim Konstitusi Dikuliahi Pakar Tata Negara
Bunuh Diri Bersama, Anita Diduga Diteror
Tak Cukup Restu Mega, Ini Syarat Jokowi Nyapres..  


09.55 | 0 komentar | Read More

Rexy Optimis Sabet Dua Gelar All England

TEMPO.CO , Jakarta:Harapan besar diapungkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky di ajang tahunan kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia, All England. Ia optimis bisa mendapat hasil terbaik dari para pemain. "Khususnya di ganda putra (Hendra/Ahsan) dan ganda campuran (Tontowi/Liliyana)," kata Rexy melalui pesan aplikasi WhatsApp, Selasa malam, 4 Maret 2014.

Prestasi Indonesia memang masih kalah jauh dibanding Cina, yang memang menguasai berbagai nomor. Tahun lalu, Cina merebut tiga nomor, dua nomor yang lepas disabet Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan tunggal putri asal Denmark, Tine Baun. Ganda putra terakhir yang berhasil menyabet All England adalah Sigit Budiarto dan Candra Wijaya tahun 2003.

Dari empat pasangan ganda dan satu pemain tunggal Indonesia yang bertanding di babak kualifikasi malam tadi, satu ganda yaitu Suci Rizki Andini dan Nuraidah Tiara Rosalia telah memastikan lolos ke babak utama All England. Mereka mengandaskan perlawanan pasangan ganda Macau Wang Rong/Zhang Zhibo dengan skor 21-9 21-15 dalam 28 menit.

Tahun ini Indonesia menurunkan 22 atlet tunggal dan ganda di kejuaraan yang dipertandingkan mulai 4-9 Maret 2014 di National Indoor Arena dan berhadiah total US$ 400.000 itu. "Saya minta doanya ya," kata Rexy singkat.

Skuad Indonesia di All England 2014:

Tunggal Putra : Tommy Sugiarto, Sony Dwi kuncoro, Dinysius Hayom Rumbaka, Wisnu Yuli Prasetyo, Andre Kurniawan Tedjono (Pelatih: Joko Suprianto)

Tunggal Putri : Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty (Pelatih: Marlev Mario Mainaky)

Ganda Putra : Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Rian Agung Saputro/Angga Pratama, Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf, Markis Kido/Marcus Fernaldi GideonSantoso (Pelatih : Hery Iman Pierngadi)

Ganda Putri : Greysia Poli/Nitya Krishinda Maheswari, Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah, Della Destiara Haris/Anggia Shitta Awanda, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta  (Pelatih : Endra Mulyajaya)

Ganda Campuran : Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, Praveen Jordan/Debby Susanto, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta (Pelatih : Edwin Iriawan)

HERU TRIYONO


09.55 | 0 komentar | Read More

Persib Didenda PSSI Rp 325 Juta  

Pemain Persib Bandung merayakan gol M. Ridwan (tengah) ke gawang Persik Kediri pada semi final Inter Island Cup di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, (22/1). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan denda total Rp 325 juta kepada Persib Bandung terkait dengan apa yang disebut "tingkah laku buruk dan tidak patut" pada laga Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. Denda yang dijatuhkan menyusul sidang Komisi Disiplin pada 27 Februari 2014 itu harus dipenuhi pada 27 Maret 2014. 

Merujuk rilis laman resmi PT Liga Indonesia kemarin, berikut ini vonis Komisi Disiplin tersebut:

Panitia Pelasana Pertandingan (Panpel) Persib didenda Rp 50 juta atas "tingkah laku buruk dan tidak patut" berupa kegagalan menggelar laga kandang Persib kontra Persija Jakarta sesuai dengan jadwal 22 Februari 2014. Terkait dengan hal itu, Komisi Disiplin juga meminta PT Liga Indonesia menjadwal-ulang laga Persib melawan Persija.

Panpel Persib juga didenda Rp 250 juta atas "tingkah laku buruk dan tidak patut" menyanyikan lagu rasis "Wasit Go*k" dan melempar botol air mineral saat laga kandang melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak pada 16 Februari 2014.

Komisi Disiplin yang sama juga menghukum striker Persib, Ferdinand Sinaga, yang divonis melakukan "tingkah laku buruk dan tidak patut" memaki wasit dengan kata-kata kotor "Wasit An*ng, Wasit Binatang" pada laga Persib vs Semen Padang, 16 Februari 2014. 

Ferdinand divonis berupa larangan membela Maung Bandung saat dijamu Barito Putra pada 8 Maret 2014 dan saat dijamu Arema Malang pada 13 April 2014. Ferdinand juga didenda Rp 25 juta dan mesti dilunasi maksimal 27 Maret.

Selain Persib, Komisi Disiplin juga menghukum pendukung Persija, Jak Mania, atas "tingkah laku buruk dan tidak patut" berupa sikap provokatif datang ke Bandung tanpa koordinasi dengan kepolisian pada laga Pelita Bandung Raya versus Persija di Stadion Si Jalak, 17 Februari 2014.

Terkait dengan aksi yang berdampak gagalnya gelaran laga Persib versus Persija di stadion yang sama pada Sabtu 22 Februari, Komisi Disiplin mengganjar Jak Mania dengan "peringatan keras".

Komisi Disiplin antara lain juga menghukum pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Dejan Antonic, dengan denda Rp 100 juta terkait dengan "tingkah laku buruk dan tidak patut", yakni dengan cara menuduh wasit membela Persija dalam laga 17 Februari 2014 melalui media cetak.

ERICK P. HARDI


09.55 | 0 komentar | Read More

Bellaetrix dan Linda Ditargetkan ke Semifinal

Written By Unknown on Selasa, 04 Maret 2014 | 09.55

 TEMPO.CO , Jakarta: Dua pemain tunggal putri bulu tangkis Indonesia, Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty,  akan berjuang menembus babak semifinal turnamen All England di Birmingham, Inggris, yang dimulai hari ini, Selasa, 4 Maret 2014.

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan Bellaetrix dan Lida bisa masuk empat besar. Tahun lalu, Bellaetrix  meraih medali emas tunggal pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games, di Myanmar.   

Sedangkan Linda membuat kejutan pada All England 2013 dengan  menyingkirkan Wang Yihan, peraih perak Olimpiade Musim Panas London 2012 asal China. Saat ini, Linda masih menjadi tunggal putri terbaik Merah-Putih yang menduduki peringkat ke-18 dunia. Sedangkan Bellaetrix di posisi ke-25 dunia.

 "Linda bukan pemain baru lagi. Kami berharap tahun ini prestasinya bisa membaik. Saya rasa target tertinggi Linda di All England 2014 adalah babak semifinal. Begitu juga dengan Bellaetrix," kata Ricky Soebagdja, Kepala Sub Bidang Pemusatan latihan Nasional PP PBSI pada acara jumpa pers di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur,  27 Februari 2014.

"Kami berharap bahwa medali emas SEA Games Myanmar 2013 bisa menambah rasa percaya diri Bellaetrix. Walaupun SEA Games dan All England kelasnya jauh, ini sama-sama pertandingan penting," kata Ricky.

Pada babak pertama All England 2014, Linda akan berhadapan dengan pemain jebolan kualifikasi 4. Bellaetrix akan bertemu dengan Petya Nedelcheva dari Bulgaria.

Berikut daftar pemain Indonesia di ajang All England 2014:

Tunggal putra: Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka, Wisnu Yuli Prasetyo, Andre Kurniawan Tedjono

Tunggal putri: Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty.

Ganda putra: Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Rian Agung Saputro/Angga Pratama, Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon.

Ganda putri: Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah, Della Destiara Haris/Anggia Shitta Awanda, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta.

Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, Praveen Jordan/Debby Susanto, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta.

PBSI | PRASETYO

Berrita Terpopuler:
Mega Putuskan Jokowi Capres Sejak Dua Pekan Lalu?
PM Ukraina: Rusia Deklarasikan Perang
Rusia Kirim Tentara, Obama Telepon Hollande


09.55 | 0 komentar | Read More

Meski Cedera, Tommy Siap Penuhi Target

TEMPO.CO , Jakarta: Pemain bulu tangkis putra nomor satu Indonesia, Tommy Sugiarto, siap memenuhi target menembus babak semifinal yang dipercayakan kepadanya pada Turnamen All England 2014 di Birmingham, Inggris, mulai Selasa, 4 Maret 2014.

Sekalipun, Tommy mengalami kendala berupa sakit di telapak kaki kirinya. Informasi ini diperoleh dari Joko Suprianto, pelatih tunggal putra di Pemusatan Latihan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).

Yuni Kartika, kepala Sub Bidang Hubungan Masyakat dan Media Sosial Pengurus Pusat PBSI, mengungkapkan informasi dari Joko ini kepada Tempo, Senin, 3 Maret 2014. Joko berada di Birmingham mendampingi Tommy.

"Dari segi latihan, Tommy sangat siap," kata Joko sebagaimana ditirukan Yuni. "Tapi, sakitdi telapak kakinya cukup mengganggu."

Menurut Yuni, seharusnya telapak kaki Tommy sudah dioperasi. "Tapi, karena jadwal turnamen yang padat, operasi belum sempat dilakukan," ujarnya.

Sakit di telapak kaki Tommy, kata Yuni, membuat pemain bulu tangkis kelahiran Jakarta, 31 Mei 1988, ini merasakan kesakitan ketika harus mengantisipasi bola depan. "Tapi, Tommy akan berjuang maksimal sekalipun mengalami sakit," kata Yuni. "Dia sudah mempelajari video pertandingan lawannnya."

Tommy akan mulai berjuang pada babak pertama yang dilangsungkan mulai Rabu, 5 Maret 2014. Pada babak pertama itu, Tommy akan menghadapi pemain yang lolos dari babak kualifikasi.

Tommy berada di grup  tengah. Unggulan lain yang ada pada grup itu adalah pemain Vietnam, Tien Minh Nguyen, yang berada di unggulan kedelapan. Jika perjalanan mulus, mereka berdua bisa bertemu di perempat final.

Catatan pertemuan Tommy dengan Nguyen tidak terlalu bagus. Dari 7 kali bertanding, Tommy baru menang satu kali, yaitu pada saat Turnamen Superseries Singapura Terbuka Juni tahun lalu.

Namun, kemenangan itu dramatis. Tommy yang bukan unggulan mengalahkan Nguyen yang berada diunggulan keenam di babak semifinal. Tommy pun terus melaju mengalahkan unggulan lainnya, Boonsak Ponsana, dan merebut gelar turnamen superseries pertamanya.

Sebelum melaju ke perempat final, Tommy juga harus menghadapi seniornya di pelatnas, Sony Dwi Kuncoro. Jika Sony lolos dari babak pertama, mereka bisa bertemu di babak kedua.

Chen Long, pemain nomor dua dunia, berada di grup bawah bersama Boonsak. Jika Tommy lolos dari perempat final, kemungkinan besar satu dari dua lawan inilah yang akan ia hadapi di semifinal.

Melawan Chen Long, Tommy punya alasan untuk percaya diri. Sekalipun sebelumnya kalah enam kali dari Chen Long, Tommy berhasil mematahkan rekor itu dengan memenangkan pertandingan melawan Chen Long di Turnamen Superseries Indonesia Terbuka Juni tahun lalu.

Berhasilnya Tommy mengalahkan Chen Long salah satunya disebabkan dukungan dari persiapan yang lebih matang menggunakan piranti lunak analisis performa. Tommy bisa mendeteksi di mana kelemahannya dan bagaimana kecenderungan bermain Chen Long sehingga ia bisa mengantisipasinya.

Sedangkan melawan Boonsak, Tommy punya catatan baik. Dari empat kali pertemuan, Tommy menang tiga kali. Dua dari tiga kemenangan itu dia raih tahun lalu, pada Singapura Terbuka dan Jerman Terbuka.

Menurut Yuni, Tommy akan lebih mudah jika menghadapi Boonsak ketimbang Chen Long. "Kalau Chen Long rasanya agak berat. Semoga dia bertemu Boonsak,"  kata dia. GADI MAKITAN

Berita Terpopuler:
Mega Putuskan Jokowi Capres Sejak Dua Pekan Lalu?
PM Ukraina: Rusia Deklarasikan Perang
Rusia Kirim Tentara, Obama Telepon Hollande


09.55 | 0 komentar | Read More

Piala Dunia, Brazil Kehabisan Waktu

TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Penyelenggara Piala Dunia 2014 ngebut menyelesaikan stadion dan infrastruktur yang belum siap. Padahal upacara pembukaan pertandingan sepak bola sejagad ini akan dilakukan 12 Juni 2014.

"Dengar 100 hari adalah jalan panjang untuk pergi, namun juga cara singkat jika masih ada masalah,"  kata Presiden FIFA Sepp Blatter seperti dikutip FIFA.com.  Dia menjamin semua masalah yang ada di Brazil ada di bawah kendali sehingga pertandingan dimulai pada waktunya.

Memang, periode 100 hari bagi panitia penyelenggara akan dimulai, dimana pertandingan digelar di 12 kota di Brazil. Negara Samba ini memiliki waktu tujuh tahun mempersiapkan diri sebagai tuan rumah setelah memenangkan tender pada 2007.

Hingga saat ini, ada empat stadion masih dalam proses pembangunan. Pekerjaan menuntaskan renovasi sebagian bandar udara juga kemungkinan belum selesai saat Piala Dunia dimulai. Termasuk proyek-proyek pendukung di kota penyelenggara.

Banyak pihak juga ragu apakan kota tuan rumah itu memenuhi persyaratan FIFA tentang lahan dan layar raksasa di luar stadion. Belum lagi sejumlah unjuk rasa bermunculan. (Baca: Polisi Brazil-Demonstran Anti-Piala Dunia Bentrok)

Laporan terakhir, hanya enam dari selusin stadion  yang tuntas sebelum tenggat tahun lalu. Dua stadion lain mungkin baru siap sebulan sebelum Piala Dunia dimulai.  Termasuk stadion di Sao Paulo, yang menjadi lokasi upacara pembukaan dan laga perdana antara Brasil dan Kroasia. Pekan lalu, Sekjen FIFA Jerome Valcke mengatakan stadion tersebut tidak akan siap sebelum tanggal 15 Mei 2014.

UWD | ESPN

Terpopuler:

Ruhut Sitompul: Jokowi Klemar-klemer Kok Nyapres?
Pemerintah Ambil Alih Sertifikasi Halal dari MUI
NATO Perintahkan Rusia Tarik Pasukan dari Ukraina  


09.55 | 0 komentar | Read More

Adu Panco Diusulkan Masuk PON

Written By Unknown on Senin, 03 Maret 2014 | 09.55

Peserta pekan olahraga pribumi dari Indian Pataxo saling berhadapan dalam gulat tradisonal di Cuiaba, Brasil (13/11). Sekitar 1,600 Indian dari 48 suku turut merayakan kebudayaan pribumi Brasil melalui Pekan olahraga pribumi ke-12. (AP Photo/Felipe Dana)

TEMPO.CO, Balikpapan - Adu panco yang mempertandingkan kekuatan otot lengan bakal naik kelas. "Kami mengusulkan panco diakui untuk ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti," kata atlet panco nasional, James H. Anes, kepada pers, Senin, 3 Maret 2014.

Pengurus Olahraga Gulat dan Tangan Indonesia serta Internasional Armwrestling Asosiasi (IAA) Indonesia sedang berjuang agar olahraga panco ini diakui di kancah nasional. Mereka menargetkan terbentuknya 20 pengurus daerah olahraga Panco sebagai syarat utama agar bisa didaftarkan KONI serta dijadikan cabang olahraga PON.

Menurut James, bulan lalu terbentuk pengurus daerah di Sumatera Selatan dan Riau. Sejak 2005, olahraga ini sudah eksis di masyarakat.  Sejumlah atlet panco nasional sering mengikuti kongres dan kegiatan panco dunia. (Lihat Foto:Lihat Serunya Olimpiade Pribumi Indian di Brasil)

Pada 2010, Indonesia masuk peringkat lima dunia. Pada Juni ini Indonesia  akan mengikuti kejuaraan Asia Pasifik di Jepang. "Antusias masyarakat terhadap olahraga panco makin tinggi," kata James.

Hal ini juga diakui Ketua POGTI Kalimantan Timur Andi Burhanuddin Solong. "Panco bukan hanya membawa misi keolahragaan, tetapi mengembangkan misi perdamaian bangsa," katanya. Sebentar lagi akan dilakukan Turnamen Panco Internasional di Balikpapan. Pertandingan ini diikuti pula atlet panco dari Malaysia.

SG WIBISONO

Terpopuler
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger