Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Moyes Bantah Terancam Dipecat

Written By Unknown on Rabu, 19 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, London - Manajer Manchester United David Moyes membantah terancam dipecat  dan menegaskan Dewan Direksi MU masih berada di belakangnya. MU menjamu Olympiakos pada pertandingan kedua mereka di Liga Champions, Rabu besok, 19 Maret 2014.

Pemberitaan di media massa Inggris menyebut karier Moyes di MU terancam menyusul kekalahan 0-3 saat menjamu Liverpool pada lanjutan Liga Premier Inggris, Ahad lalu, 16 Maret 2014. Moyes juga menegaskan bahwa MU fokus pada sasaran jangka panjang dan tidak mengkhawatirkan periode transisi menyusul pensiunnya Sir Alex Ferguson sebagai manajer. Ferguson 26 tahun menjadi manajer di MU sebelum pensiun.

MU dihantam Olympiakos 0-2 pada pertemuan pertama mereka di babak 16 besar Liga Champions di Yunani, 25 Februari lalu. Tekanan pada Moyes bertambah menyusul kekalahan 0-3 dari Liverpool.

"Masa depan saya (di MU) tidak berubah sedikit pun," kata Moyes dalam konferensi pers, Selasa, 18 Maret 2014. "Saya mendapatkan pekerjaan besar dan saya tahu pasti ke arah mana saya harus berjalan.

"Ini bukanlah musim yang kami inginkan, tetapi saya ingin menempatkan Olympikos sebagai hal terpenting yang harus saya hadapi saat ini. Kalau kami menang akan menjadi lompatan besar. Kami tahu kami dalam  posisi yang tidak bagus setelah tertinggal 0-2," jelasnya.

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Mourinho: Drogba Akan Pulang ke Chelsea
Inilah Prediksi Klasemen Akhir Liga Primer
Manchester United: Tiga Laga Lagi buat Moyes
Neymar Kesal Tak Dimainkan Lawan Osasuna
Dua Gol Lagi, Cristiano Samai Legenda Real Madrid


09.55 | 0 komentar | Read More

Pembangunan Stadion Pembuka Piala Dunia 2014 Molor

Stadion Arena de Sao Paulo, salah satu stadion yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2014, di Itaquera, Sao Paulo, Brasil, Senin (19/8). REUTERS/Paulo Whitaker

TEMPO.CO, Sao Paulo - Stadion pertandingan pembuka Piala Dunia 2014, Arena de Sao Paulo, diragukan bisa selesai tepat waktu ketika Piala Dunia di Brasil akan dimulai pada 12 Juni 2014. Arena de Sao Paulo akan menjadi tempat pertandingan pembuka antara tuan rumah Brasil melawan Kroasia.

Menurut surat kabar Itaquerao, mengabarkan bahwa stadion Arena de Sao Paulo tidak akan selesai tepat waktu. Alasannya atap stadon tidak akan siap pada 12 Juli 2014. Selain itu layar lebar di kedua ujung stadion nampaknya tidak jadi dipasang.

Arena de Sao Paulo adalah salah satu dari 12 stadion yang disiapkan untuk menjadi tempat diselenggarakannya pertandingan Piala Dunia 2104. Selain menggelar partai pembuka, Arena de Sao Paulo juga akan tempat pertandingan babak 16 besar dan semifinal.

Adapun pertandingan fase grup lainnya. Arena de Sao Paulo akan menjadi tempat pertandingan Grup D antara Uruguay melawan Inggris pada 19 Juni 2014, pertandingan Grup B antara Belanda melawan Cile pada 23 Juni 2014, dan pertandingan Grup H antara Korea Selatan melawan Belgia pada 26 Juni 2014.

Awalnya Arena de Sao Paulo ditargetkan bisa selesai pada 15 April 2014. Namun, hingga saat ini, stadion yang nantinya bisa menampung kapasitas 48.234 kursi itu belum menunjukkan tanda-tanda kesiapannya.

FOOTBALL ITALIA | JOKO

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Mourinho: Drogba Akan Pulang ke Chelsea
Inilah Prediksi Klasemen Akhir Liga Primer
Manchester United: Tiga Laga Lagi buat Moyes
Neymar Kesal Tak Dimainkan Lawan Osasuna
Dua Gol Lagi, Cristiano Samai Legenda Real Madrid


09.55 | 0 komentar | Read More

Reuni Villa-Boaz dan Hulk di Zenit Petersburg

Kiper PSG Salvatore Sirigu menggagalkan tendangan penalti dari gawangnya pada pertandingan Liga Champions 16 besar leg kedua melawan Bayer Leverkusen di stadion Parc des Princes, Paris (12/3). (AP Photo/Christophe Ena)

TEMPO.CO , Jakarta:  Andre Villa-Boaz tak butuh waktu lama untuk menganggur. Tiga bulan setelah dipecat Tottenham Hotspur, pelatih berusia 36 tahun itu langsung mendapat pekerjaan baru: menjadi pelatih Zenit Saint Petersburg.

Klub asal Rusia itu mengontrak AVB, sapaan Villa-Boas, untuk dua musim ke depan. Ia dijadwalkan tiba di Petersburg Kamis, 20 Maret 2014, namun baru akan menjalani debutnya Senin mendatang.

''Zenit telah mencapai kesepakatan dengan pelatih kepala baru Andre Villas-Boas,'' demikian pernyataan resmi Zenit Saint Peterseburg di laman resmi Selasa, 16 Maret 2014. "Ia akan bersama kami hingga dua musim mendatang."

Zenit mendatangkan Villa Boaz setelah pekan lalu memecat Luciano Spalletti. Pelatih berdarah Italia ini didepak setelah dianggap gagal membawa Zenit berkibar di pentas Liga Champions --meski mereka belum benar-benar tersingkir.

Direksi klub berjuluk Zenitchiki tersebut terlanjur kecewa dengan kinerja Spaletti yang hanya bisa mengoleksi satu kemenangan dari 11 laga terakhir mereka di semua kompetisi.

Bagi Boas, menukangi Zenit seperti mimpi yang aneh. Sebab, saat masih menjadi pelatih Spurs, ia pernah mengatakan akan memboyong Hulk dari Zenit. Namun Zenit mematok harga 40 juta pound, terlalu mahal buat Spurs.

Mimpi Boas mendapatkan pemain kesayangannya itu --ia dan Hulk pernah bahu membahu menyabet treble winner pada musim 2010-2011 ketika masih berseragam FC Porto-- pun kandas.

Tanpa diduga, kini ia bisa kembali reuni dengan Hulk. Bukan karena Hulk yang datang ke Spurs, melainkan justru dirinya yang menghampiri Hulk di Petersburg.

Villa-Boas tentu saja berharap mereka berdua bisa kembali mendulang prestasi hebat. Maklum, saat didepak Spurs, wajah Villa-Boas seperti dicoreng. Kini ia kembali mendapatkan panggung baru dan saatnya untuk berunjuk gigi lagi.

BBC | REUTERS | DWI RIYANTO AGUSTIAR


09.55 | 0 komentar | Read More

Flavia Penneta Rebut Gelar di Indian Wells  

Written By Unknown on Selasa, 18 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Indian Wells - Petenis putri asal Italia Flavia Pennetta berhasil merebut gelar di Indian Wells, Amerika Serikat, Senin, 17 Maret 2014. Penneta mengalahkan petenis asal Polandia peringkat ketiga dunia, Agnieszka Radwanska, dalam laga final dengan skor 6-2, 6-1.

Perempuan 32 tahun itu berteriak dan mengangkat kedua tangannya ke atas, menyambut riuh tepuk tangan penonton di stadion. Dia tersenyum lebar.Wajar dia berekspresi demikian, sebab ini adalah gelar turnamen Asosiasi Petenis Wanita (WTA) terbesar yang pernah ia raih sepanjang kariernya. "Setelah bertahun-tahun dan kerja keras, dan semuanya, ini adalah saat yang saya tunggu-tunggu," kata Pennetta. "Dan gelar itu datang saat Anda justru mengira tidak akan terjadi."

Setahun yang lalu Pennetta baru kembali setelah enam bulan menjalani pemulihan operasi lengan. Setelah terlempar dari daftar 100 besar petenis dunia, dia berhasil kembali bersinar dengan menembus semifinal Amerika Serikat Terbuka. Tahun ini, dia lolos ke perempat final Australia Terbuka.

Pennetta mengatakan, sebelumnya, dia tidak mengira bisa menjadi juara, atau bahkan berada di semifinal, bahkan final. "Saya hanya berusaha memainkan tenis terbaik saya di sini," ujarnya.

"Saya senang, sangat senang," kata Pennetta dengan wajah berseri. "Saya sepertinya membutuhkan beberapa hari untuk menyadari ini. Saat ini saya terlalu kalem. Saya menelepon ayah saya, dan dia tidak bisa bernapas. Saya berkata padanya, 'Papa, bernapaslah!'"

Ini adalah kemenangan Pennetta kedua melawan Radwanska. Dua pekan lalu Pennetta juga mengandaskan petenis Polandia itu pada babak kedua. Bukan hanya itu. Kemenangan di final ini merupakan kemenangan ketujuhnya melawan pemain tiga besar dunia.

Enam kemenangan pertama itu antara lain diraih di Zurich pada 2008 melawan petenis nomor satu Jelena Jankovic, lalu di Cincinnati pada 2009 melawan Venus Williams yang pada saat itu adalah petenis nomor tiga dunia, kemudian di Sydney pada 2011 melawan Vera Zvonareva (petenis nomor dua dunia), Beijing pada 2011 melawan Caroline Wozniacki (nomor satu), Dubai dua pekan lalu (Radwanska), dan melawan Li Na (nomor dua) beberapa hari sebelum partai final Indian Wells.

Penneta akan naik dari peringkat 21 ke peringkat 12. Dia pernah berada di peringkat 10 dunia pada 2009.

WTA | GADI MAKITAN

Berita Terpopuler:
Ditanya Soal Al Jadi Jurkam, Ahmad Dhani Ngeles
Ahmad Dhani Buka Karaoke di Sarinah 
Galabby Thahira Pahlevi, Seksi Tapi Sopan
Karya Seni Tak Harus Ilmiah


09.55 | 0 komentar | Read More

Riedl Bawa Timnas Berlatih di Spanyol

TEMPO.CO , Jakarta:Jeda kompetisi Liga Super Indonesia akan dimanfaatkan penuh oleh pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl dengan menggelar pemusatan latihan. Tak tanggung-tanggung, Riedl akan menggelar pemusatan latihan di Eropa, tepatnya Valencia, Spanyol, pada 22 Maret hingga 4 April 2014.

Asisten pelatih Timnas Widodo Cahyono Putro menjelaskan tak hanya menggelar pemusatan latihan, tim Garuda juga akan melakoni pertandingan persahabatan. "Ada 24 pemain yang kami bawa,"  kata Widodo, Senin malam, 17 Maret 2014.

Dari 24 pemain yang diboyong Riedl, ada beberapa wajah baru, salah satunya ialah pemain Timnas di bawah usia 23 tahun yang membela klub Putra Samarinda Bayu Gatra.

"Kali ini kami tidak membawa pemain Arema Cronus dan Persipura yang sedang berkompetisi di Piala AFC," kata Widodo. Saat Indonesia bentrok dengan Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Asia 2015, sebanyak enam pemain Arema masuk dalam skuad Riedl. Namun tampaknya, Riedl ingin memberi kesempatan kepada beberapa pemain anyar.

Lebih lanjut, Widodo menambahkan, para pemain tidak hanya menggelar pemusatan latihan tapi juga akan berlaga melawan dua tim nasional dan satu klub lokal. Menurut jadwal, Firman Utina cs akan menjajal kekuatan Timnas Andora pada 26 Maret, Kuba pada tanggal 29 Maret, dan klub La Liga Elche pada 2 April. "Target kami selain mencari kerangka pemain tapi juga melihat konsistensi permainan,"  katanya.

Widodo menilai, pemusatan latihan ini menjadi kesempatan emas untuk menyolidkan permainan tim dan mencoba wajah baru. Sejauh ini, ucapnya, tim pelatih sudah mengantongi kerangka pemain yang akan dibawa ke turnamen AFF 2014 nanti di Singapura dan Vietnam. Sebelum terbang ke Spanyol, Timnas akan menggelar latihan di Karawaci, Tangerang.

Sementara itu Bayu Gatra mengaku senang dengan pemanggilan ini. Ia berharap bisa menjaga penampilannya di klub sepanjang musim ini dan ingin bermain maksimal setiap diberi kesempatan membela Timnas. "Biar bisa masuk tim inti saya harus bekerja keras," kata Bayu. (baca: Riedl Puas dengan Penampilan Negatif Timnas)

ADITYA BUDIMAN

Berita Lain
Manchester Bertekuk Lutut di Rumah Sendiri
La Nyalla Emoh Diperiksa Polisi
Barcelona Pesta Gol ke Gawang Osasuna
Hasil Laga dan Klasemen Liga Primer Inggris  


09.55 | 0 komentar | Read More

Mourinho: Drogba akan Pulang ke Chelsea

TEMPO.CO, London - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menyebut penyerang Galatasaray, Didier Drogba, sebagai salah satu pemain paling penting dalam sejarah sepak bola Chesea. Karena itu, Mourinho berharap penyerang asal Pantai Gading tersebut kembali ke Chelsea.

Dinihari nanti, Rabu, 19 Maret 2014, Drogba akan kembali tampil di Stadion Stamford Bridge, London, untuk pertama kali sejak meninggalkan Chelsea pada 2012. Galatasaray akan berhadapan dengan Chelsea pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Selama delapan tahun membela Chelsea, Drogba membawa klub dari London sebelah utara ini memenangi 10 trofi utama. Hal ini termasuk saat penyerang kebanggaan Pantai Gading tersebut mencetak gol dari titik penalti yang membawa Chelsea memenangi Liga Champions 2012. Ini juga menjadi tendangan terakhir di klub berjuluk the Blues tersebut sebelum pindah ke Turki untuk bergabung dengan Galatasaray.

Adalah Mourinho yang membawa Drogba ke Chelsea 2004 dengan meninggalkan klub Marseille di Liga Prancis. "Saya tidak berpikir saat ini adalah momen yang tepat untuk menjawabnya (harapan dia agar Drogba kembali ke Chelsea)," kata Mourinho kepada para wartawan dalam konferensi pers menjelang pertandingan.

"Besok (dinihari nanti) adalah satu pertandingan besar. Saya tidak berpikir ini adalah saat yang tepat untuk memikirkannya. Ia seorang pemain Galatasaray. Kita tahu dia dalam status bebas agen dan mengakhiri kontraknya pada akhir musim (di Chelsea)," Mourinho melanjutkan keterangannya.  

Mourinho kemudian mengatakan harapannya agar Drogba kembali ke Chelsea akan terjadi pada suatu hari tapi pelatih asal Portugal ini tidak tahu kapan. "Mungkin sebagai pemain, pelatih, dutabesar (klub), tahun depan atau lima tahun atau 10 tahun. Saya tidak tahu. Tapi, ketika seseorang sudah menjadi representasi klub begitu kuat dan sebaliknya, saya berpikir ia pantas diterima kembali dengan baik."

Pelatih asal Portugal ini mengakui kemampuan Drogba sebagai pemain sekarang pada usia 36 tahun tidak akan sama dengan pada saat penyerang asal Pantai Gading ini masih berusia 26 tahun. "Saya pikir pemain lain juga tidak bisa seperti itu. Tapi, yang pasti, ia adalah salah satu penyerang terbaik di dunia."

Drogba pun sudah mengisyaratkan untuk kembali ke Stamford Bridge. Ia akan mengatakan dinihari nanti adalah pertandingan yang penuh emosi buat dirinya. "Saya sangat senang bisa kembali (ke Stamford Bridge) dan melihat wajah-wajah yang sudah akrab. Rasanya menyenangkan," kata Drogba.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit untuk dimainkan. Ini satu pertandingan besar dalam satu kompetisi yang besar dan sangat berarti buat timku. Jadi, saya akan berusaha bisa bermain sebaik mungkin," Drogba melanjutkan.

Chelsea hanya butuh seri 0-0 untuk maju ke babak perempat final Liga Champions dalam pertandingan ini. Pasalnya, mereka meraih gol tandang ketika mengumbangi Galatasaray 1-1 pada pertemuan pertama babak 16 besar di Turki.

ESPN SOCCERNET | WIKIPEDIA | PRASETYO

Berita Terpopuler
Prabowo Merasa Dikhianati Megawati
Ini Surat Rp 1 Miliar dari Prabowo ke Kepala Desa 
Inikah 'Pilot Bayangan' dalam Penerbangan MH370?  


09.55 | 0 komentar | Read More

Fakta-fakta Menarik Spurs Vs Arsenal

Written By Unknown on Minggu, 16 Maret 2014 | 09.55

Pemain Arsenal Olivier Giroud (kanan) berebut bola dengan pemain Tottenham Hotspur Sandro, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di kandang Arsenal (1/9). Derbi London ini dimenangkan Arsenal dengan skor 1-0. AP/Sang Tan

TEMPO.CO, London - Kota London akan memanas pada Minggu malam, 16 Maret 2014, nanti. Dua klub penghuni London Utara, Tottenham Hotspur dan Arsenal, akan saling jegal dalam lanjutan Liga Primer Inggris di White Hart Lane. Berikut ini beberapa fakta menarik yang menghiasi pertemuan antara Spurs melawan The Gunners.

-Tottenham tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan kandang terakhir melawan Arsenal di berbagai kompetisi.

-Kemenangan terakhir Arsenal di kandang Spurs terjadi pada 15 September 2007. Emmanuel Adebayor, yang kini membela Spurs, membukukan dua gol dalam kemenangan 3-1 The Gunners.

-Tottenham mengincar kemenangan ke-50 atas Arsenal di Liga Primer.

-Spurs baru mencetak 16 gol dalam 14 pertandingan kandang Liga Primer musim ini. Jumlah itu paling rendah di antara tujuh tim teratas klasemen sementara.

-Spurs tak pernah kalah dalam 16 pertandingan ketika mencetak gol lebih dulu. Spurs merebut 13 kemenangan dan sisanya berakhir imbang.

-The Lilywhites rata-rata mencetak dua gol dalam tiga pertandingan kandang terakhir melawan Arsenal di berbagai kompetisi.

-Spurs sudah kebobolan 37 kali, jumlah terbanyak dibandingkan tujuh tim teratas klasemen sementara. 20 gol di antaranya terjadi dalam empat pertandingan.

-Spurs telah melakukan 13 kesalahan yang mengakibatkan gawang mereka kebobolan. Tiga kesalahan terakhir terjadi dalam pertandingan melawan Chelsea pekan lalu.

-Arsenal hanya merebut dua kemenangan dalam enam pertandingan terakhir Liga Primer. Dua pertandingan lainnya berakhir imbang dan dua kali kalah.

-21 dari total 28 gol yang bersarang di gawang Arsenal musim ini terjadi ketika bertandang ke markas lawan.

-Arsenal hanya mencatat satu clean sheet dalam tujuh laga tandang terakhir di Liga Primer. Total, Arsenal kebobolan 16 gol dalam tujuh laga tersebut.

BBC | WHOSCORED | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
10 Pemain City Terlalu Tangguh Bagi Hull
Dinihari nanti, Aston Villa akan Benamkan Chelsea
Hari Ini, Pemilihan Ulang PSSI Sulawesi Selatan
Ancelotti: Madrid Harus Menang di Malaga
Inter Kian Dekat ke Zona Liga Champions


09.55 | 0 komentar | Read More

10 Fakta Menarik Jelang MU Vs Liverpool

Wayne Rooney (kiri) menendang bola ke gawang Liverpool, dalam pertandingan Piala Liga di Stadion Old Trafford, Manchester, (16/9). Manchester United kalahkan Liverpool 1-0. REUTERS/Phil Noble

TEMPO.CO, Manchester - Dua klub tersukses Liga Primer Inggris, Manchester United dan Liverpool, akan saling berhadapan di Stadion Old Trafford, Minggu malam, 16 Maret 2014, nanti. MU, juara bertahan Liga Primer, kini tengah terseok-seok di peringkat ketujuh, sedangkan Liverpool berpeluang merebut gelar ke-19 di musim ini dengan menempati peringkat keempat klasemen sementara.

Berikut ini 10 fakta menarik menjelang pertemuan kedua tim.

-MU tak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhir melawan Liverpool di ajang Liga Primer atau piala domestik.

-MU dan Liverpool hanya dua kali bermain imbang dalam 27 pertemuan terakhir. Hasil imbang terakhir terjadi pada Maret 2000.

-Pertemuan antara MU melawan Liverpool di Liga Primer telah menghasilkan 14 kartu merah. Jumlah terbanyak kedua setelah pertemuan antara Liverpool menghadapi Everton dengan 20 kartu merah.

-The Red Devils baru 18 kali mencetak gol di kandang sendiri musim ini.

-MU tak kebobolan dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Primer.

-Robin van Persie mencetak enam gol dalam tujuh penampilan terakhir sebagai starter melawan Liverpool.

-MU rata-rata membukukan dua gol dalam tiga pertandingan kandang terakhir di Liga Primer.

-Liverpool tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Primer dengan merebut tujuh kemenangan dan dua kali imbang.

-Liverpool mengejar lima kemenangan beruntun yang terakhir kali mereka capai pada musim 2008/09 lalu.

-Liverpool minimal mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir di Liga Primer.

WHOSCORED | BBC | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
10 Pemain City Terlalu Tangguh Bagi Hull
Dinihari nanti, Aston Villa akan Benamkan Chelsea
Hari Ini, Pemilihan Ulang PSSI Sulawesi Selatan
Ancelotti: Madrid Harus Menang di Malaga
Inter Kian Dekat ke Zona Liga Champions


09.55 | 0 komentar | Read More

Pelatih PSM: Tak Terlihat Permainan Khas Makassar

Pemain PSM Kaharuddin berebut bola dengan penjaga gawang Arema IPL Agus Salim saat bertanding dalam lanjutan Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Andi Matalatta, Makassar, (7/7). PSM Makassar menang atas tamunya Arema IPL dengan skor 5-0. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO.CO, Makassar - Pelatih PSM, Rudy William Keltjes menyayangkan anak buahnya yang takut berduel dan bermain di bawah  tekanan. "Karakter permainan khas Makassar tak terlihat dan mental pemain terlihat jeblok," katanya.

Pada di Stadion Persiba, Kalimantan Timur, Sabtu, 15 Maret, PSM kalah 1-0 dari tuan rumah. Gol semata wayang Persiba dilesakkan Fernando Soler pada menit ke-20.  Kekalahan ini membuat Juku Eja alias Ikan Merah-julukan PSM, semakin terpuruk di klasmen ISL wilayah Timur.  (Baca: Persiba Incar Tiga Poin dalam Laga Kontra PSM)

Ponaryo Astaman dkk terdampar di peringkat sembilan dengan lima poin dari tujuh pertandingan. Rinciannya, sekali menang, dua kali seri dan empat kali kalah.  Perjuangan PSM keluar dari ambang zona degradasi semakin berat. Dua klub tangguh menanti pada tur Papua. Diantaranya, Perseru Serui, 14 April dan Persipura, 19 April. Pasukan Ramang membutuhkan tambahan poin bila ingin bertahan di kasta tertinggi liga Indonesia.

Rudy William Keltjes mengatakan kekalahan yang diderita timnya dipengaruhi pelbagai faktor. Salah satunya, karakter permainan khas Makassar yang selalu ditekankan tak terlihat.  Situasi itu membuat koordinasi antar-lini tidak berjalan maksimal. Kreasi serangan tim berjulukkan Ayam Jantan dari Timur pun sangat minim. Sejumlah pemain juga sering kehilangan bola yang membuat tim tuan rumah kian mendominasi laga.

Faktor lain, Keltjes menyoroti kondisi lapangan yang bergelombang dan keras. "Itu membuat strategi tak berjalan sempurna. Pola permainan dari kaki ke kaki sulit karena lapangan tidak rata," kata eks punggawa Persebaya ini.

TRI YARI KURNIAWAN

Terpopuler Olahraga:
Tak Ada Tim Order di Mercedes Besok
Taklukkan Lina, Penneta Hadapi Radwanska di Final
Fakta-fakta Menarik Spurs Vs Arsenal


09.55 | 0 komentar | Read More

Federer Belum Kehilangan Satu Set pun  

Written By Unknown on Sabtu, 15 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Indian Wells - Jalan kian terbuka bagi Roger Federer untuk merebut trofi kelima Turnamen Masters BNP Paribas Open di Indian Wells, Amerika Serikat, setelah memastikan lolos ke semifinal, Jumat, 14 Maret 2014. Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss ini pada babak perempat final menang 7-5, 6-1 atas petenis Afrika Selatan, Kevin Anderson. Federer juga belum kehilangan satu set pun pada turnamen ini.

Suksenya melaju ke babak semifinal ini juga membuat Federer melompat ke urutan lima dunia dari posisi delapan sebelumnya. Tahun ini Roger Federer sudah mengantongi satu gelar juara, yaitu pada turnamen Dubai Duty Free Tennis Championship dengan mengalahkan Thomas Berdych di final.

Tahun lalu prestasi Federer merosot tajam dengan hanya meraih satu trofi juara. "Tahun lalu adalah tahun yang sulit," kata petenis berusia 32 tahun ini. "Saya bahagia memainkan pertandingan yang membuat saya merasa mendapatkan momentum, kepercayaan diri, dan kenikmatan pada saat bersamaan. Tahun lalu tidak seperti itu."

Pada musim kompetisi 2013, Federer finis pada peringkat tujuh dunia--peringkat terendahnya selama sebelas tahun terakhir. Tahun itu juga merupakan pertama kalinya sejak 2002 Federer tidak mencapai satu pun final Turnamen Grand Slam. Satu-satunya gelar juara yang ia dapatkan adalah Gerry Weber Open di Halle, Jerman.

Penurunan prestasi petenis yang pernah bertengger pada peringkat satu dunia selama 237 pekan berturut-turut (2004-2008) itu disebabkan cedera punggung yang ia alami hampir sepanjang musim. Cedera itu diderita Federer pertama kali di Turnamen Indian Wells tahun lalu. Ia kandas di perempat final disingkirkan Nadal dan harus rela gelar juaranya direbut.

ATP | AP | GADI MAKITAN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa
Van Persie: Saya Betah di Manchester United
Spurs Sementara Tertinggal 0-1 dari Benfica
Soal Kontrak Anyar, Pirlo Tunggu Waktu yang Pas
Tiket Chelsea Lawan Galatasaray Terjual Habis


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger