Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Keluarga Berlusconi Jual Sahamnya di AC Miilan

Written By Unknown on Kamis, 03 April 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Milan - Keluarga mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi mempertimbangkan menjual 20 hingga 30 persen sahamnya di AC Milan. Hal ini dinyatakan juru biacara Wakil Ketua Eksekutif AC Milan, Barbara Berlusconi, di Milan, Italia, Rabu, 2 April 2014.

Barbara Berlusconi, anak perempuan Berlusconi,  menambahkan keluarganya masih berkomitmen pada klub berjuluk i Rossoneri (Si Hitam Merah) itu.  

Pada awal konferensi pers Barbara Berlusconi menyampaikan bahwa keluarganya mencari mitra untuk mendanai AC Milan. Itu sebabnya ia telah mengunjungi Timur Tengah dan AS belum lama ini untuk menjajaki hal tersebut.

Sepak bola Italia telah dihantam hooliganisme dan skandal pengaturan hasil pertandingan yang berpengaruh terhadap masuknya investasi asing ke bisnis olahraga ini. Hal ini berbeda dengan di Inggris dan Prancis yang diminati investor asing, terutama dari Timur Tengah.

Pada November lalu pengusaha Indonesia, Erick Tohir, dan mitranya membeli saham mayoritas klub saingan AC Milan, Inter Milan. Investasi yang masuk mencapai 350 juta euro atau Rp 5,4 triliun. Klub Italia lainnya, AS Roma, saat ini dikendalikan oleh Grup Investasi Amerika.
AC Milan yang dibeli Berlusconi dengan cepat menjadi tim papan atas di Italia dan Eropa, dengan memenangi kompetisi Serie A pada 1998 dan Piala Eropa (Liga Champions) dua musim kemudian.

Sukses klub ini ikut melambungkan Belusconi di kancah politik Italia pada 1990-an. Milan tak lagi memenangi Serie A Italia sejak 2011 dan sejumlah pemainnya hengkang beberapa tahun belakangan. Hal ini mengindikasikan sepakbola Italia dilanda kesulitan pendanaan.

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Terpopuler:
Guardiola: MU Bagus di Liga Champions
Ibra: Chelsea Superfavorit
Khawatir Aremania Berulah, Arema Perketat Keamanan


09.55 | 0 komentar | Read More

Hamilton Tak Sabar Tampil di Grand Prix Bahrain

Pembalap Formula One Mercedes Lewis Hamilton saat memasuki garasi saat akan mengikuti sesi kualifikasi Grand Prix Australia di sirkuit Albert Park, Melbourne (15/3). Rencananya setelah menikah nanti Nicole Scherzinger akan bepergian mengikuti jadwal membalap Lewis. REUTERS/David Gray

TEMPO.CO, Bahrain - Pembalap tim Mercedes Lewis Hamilton menyatakan tidak sabar untuk segera beraksi pada Grand Prix Formula 1 Bahrain setelah memenangi seri kedua di Sirkuit Sepang, Malaysia, Ahad lalu. Balapan seri ketiga Formula 1 di Bahrain berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain, Shakir, Ahad mendatang, 6 April 2014.

Menurut Hamilton, juara dunia Formula 1 2008, kemenangannya di Sirkuit Sepang, Ahad lalu,30 Maret 2014, merupakan modal penting menyongsong seri-seri berikutnya. "Memulai musim balapan kali ini dengan memenangi Grand Prix Malaysia merupakan awal yang hebat. Mencapai garis finis di urutan pertama dan kedua (Nico Rosberg di urutan kedua) merupakan hasil fantastis bagi tim kami. Itu sebabnya saya tidak sabar menantikan balapan di Bahrain," tutur Hamilton sebagaimana dikutip Formula1.Com, Rabu, 2 April 2014.

Balapan di Bahrain, akan diawali dengan sesi latihan bebas Jumat besok dan kualifikasi atau penentuan posisi start Sabtu. Balapan akan berlangsung Ahad mendatang dengan 57 putaran menempuh jarak 308,238 kilometer. Sirkuit Internasional Bahrain memiliki panjang lintasan 5,4 kilometer.  Rekor putaran tercepat di sirkuit ini dibukukan oleh pembalap Spanyol, Pedro Martinez de la Rosa, 1 menit, 31.447 detik pada 2005.

Ditambahkan oleh Hamilton bahwa ia telah dua kali naik podium di sirkuit tersebut. "Namun karena satu dan lain sebab, saya belum pernah juara di sirkuit ini," tutur pembalap asal Inggris ini.

Diakui oleh Hamilton tidak mudah mempertahankan prestasi gemilang di Sirkuit Sepang, Ahad lalu. Namun ia bertekad untuk mengulang sukses tersebut. "Semua tim kesulitan membalap di sini pada tes musim dingin lalu, tetapi saya akan berusaha keras untuk mempertahankan hasil terakhir (di Grand Prix Malaysia)," tuturnya.

FORMULA1 | AGUS BAHARUDIN

Terpopuler:
Guardiola: MU Bagus di Liga Champions
Ibra: Chelsea Superfavorit
Khawatir Aremania Berulah, Arema Perketat Keamanan


09.55 | 0 komentar | Read More

Menang 3-0, Madrid Persulit Peluang Dortmund  

Pemain Madrid Isco (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Gareth Bale (kiri), Daniel Carvajal (dua kanan) dan Pepe (kanan) pada pertandingan perempat final Liga Champions leg pertama melawan Dortmund di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol (2/4). REUTERS/Juan Medina

TEMPO.CO, Jakarta - Real Madrid selangkah lagi ke semifinal Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund 3-0 di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini sekaligus upaya balas dendam atas Dormund yang musim lalu menggagalkan Madrid di semifinal Liga Champions karena kalah agregat 4-3. El Real tinggal butuh hasil seri untuk lolos ke semifinal Liga Champions musim ini (baca pula: Benzema Optimistis Madrid Raih Treble Winners).

Tiga gol Madrid masing-masing dicetak oleh Gareth Bale, Isco, dan Cristiano Ronaldo. Satu gol Ronaldo itu sendiri membuat dia menyamai rekor gol semusim di Liga Champions. Musim ini Ronaldo sudah mencetak 14 gol di Eropa.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, Madrid sudah unggul lewat tendangan Gareth Bale yang menerima umpan bek kanan Daniel Carvajal. Bale sukses memperdayai kiper Dortmund, Roman Weidenfeller, dengan mengarahkan bolanya ke pojok kiri bawah gawang.

Madrid harus menunggu sampai menit ke-27 untuk gol kedua mereka. Isco mencetak gol dari luar kotak penalti lewat tendangan kaki kanannya. Keunggulan Madrid digenapi Ronaldo pada menit ke-57 lewat kaki kirinya setelah menerima sodoran umpan Luka Modric.

Selain menang, Madrid juga tampil dominan. Berdasarkan catatan Who Scored, Madrid total menguasai 61 persen bola. Pasukan putih-putih itu juga melepaskan 20 tembakan ke arah gawang Dortmund sepanjang laga. Namun hanya 11 yang on-target. Adapun Dortmund hanya mampu membalasnya dengan 12 tembakan ke gawang Madrid, dan dua yang tepat sasaran.

Kemenangan telak Madrid ini jelas memudahkan anak asuh Carlo Ancelotti yang akan bertemu lagi dengan Dortmund pada Selasa pekan depan (atau Rabu dini hari waktu Indonesia barat) di kandang Dortmund, Stadion Signal Iduna Park.

Jika Madrid lolos ke semifinal, itu menjadi pembalasan sempurna terhadap Dortmund. Pada semifinal Liga Champions musim lalu, Madrid kalah di kandang Dortmund dengan skor 4-1. Madrid hanya bisa menang 2-0 kala menjamu Dortmund di Bernabeu, yang membuat Dortmund melaju ke final bertemu dengan Bayern Munchen.

KHAIRUL ANAM 

Terpopuler:
Macam-macam Teror ke Jokowi 
PPATK: Wawan Akui Jennifer Dunn Sebagai Neneknya 
Heboh Agnes Pakai 'Popok' di Klip Coke Bottle 
Ini Trik Sukses Agnes Monica Tembus Amerika
Gempa Cile Picu Tsunami  


09.55 | 0 komentar | Read More

Kemenangan Arema Jadi Kado Ulang Tahun Kota Malang

Written By Unknown on Rabu, 02 April 2014 | 09.55

Pesepak bola Arema Cronus, Hendro Siswanto (kanan) mencoba melepaskan diri dari sejumlah pesepak bola Maziya S&R dalam laga pertandingan AFC Cup 2014 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Selasa (1/4). Arema Cronus kalahkan tamunya Maziya S&R dengan skor akhir 3-2. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Malang - Pelatih Arema Cronus, Suharno puas dengan penampilan anak didiknya. Pada laga ketiga kompetisi Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC Cup) di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Malang, Arema mengungguli Maziya Sport and Recreations dengan skor 3:2. (Baca: Arema Bertekad Kalahkan Lagi Maziya)

"Kemenangan yang kami capai dengan susah payah ini menjadi ulang tahun satu abad Kota Malang,"  kata Suharno seusai pertandingan pada Selasa petang, 1 April 2014 menghadapi tim yang mewakili negara Maladewa.

Memang, Arema harus menunggu injury time babak kedua untuk memastikan kemenangan. Arema unggul dua gol lebih dulu di babak pertama melalui Cristian Gonzales dan Gustavo Lopez. Wakil Maladewa itu memperkecil kekalahan di babak kedua lewat Ali Amdhan dan Abdullah Ibrahim. Arema memungkas pertandingan dengan keunggulan 3-2 lewat sundulan Gonzales jelang berakhirnya babak kedua.

Tak lupa Suharno menyampaikan terima kasih atas dukungan sekitar 40 ribu Aremania. Kehadiran mereka meningkatkan motivasi bermain anak-anak asuhannya untuk tetap tampil bagus.  Terima kasih pada pemain ke-12 kami, Aremania. Merekalah yang menjadi salah satu penyemangat kami di pertandingan ini,  kata pelatih asal Klaten ini.

Sedangkan pelatih Maziya, Ismail Mahfooz, berbesar hati menerima kekalahan kedua dari Arema. Pada 19 Maret lalu mereka kalah di kandang sendiri dengan skor 1-3. Mengaku sedikit kecewa, Ismail tetap berbangga anak-anak asuhannya tetap bermain penuh semangat sehingga sangat menyusahkan tuan rumah untuk menang.

ABDI PURMONO

Terpopuler:
Guardiola: MU Bagus di Liga Champions
Ibra: Chelsea Superfavorit
Khawatir Aremania Berulah, Arema Perketat Keamanan  


09.55 | 0 komentar | Read More

Guardiola: MU Bagus di Liga Champions

Pelatih baru Bayern Munchen Pep Guardiola berbicara di depan sejumlah media atas resmi dirinya melatih klub Bayern Munchen untuk tiga tahun kedepan di Munich, Jerman, (24/6). (AP Photo/Matthias Schrader)

TEMPO.CO, Manchester - Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola menyatakan Manchester United terpuruk di Liga Premier Inggris, tetapi meraih hasil gemilang di Liga Champions. Hal ini dia kemukakan di Manchester, Selasa, 1 April 2014, menjelang pertandingan pertama babak perempat final Liga Champions 2014, Bayern melawan MU di Stadion Old Trafford, malam  ini (Rabu dini hari WIB, 2 April 2014).

Bayern menargetkan menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah AC Milan (1989-1990). Bayern saat ini telah memastikan menjuarai Bundesliga Jerman, sementara MU terpuruk di urutan ketujuh klasemen sementara Liga Premier.
 
Namun Guardiola mengatakan: "Saya tahu mereka tidak bermain bagus di Liga Premier, tetapi mereka membukukan hasil yang bagus di Liga Champions. Saya lihat (Wayne) Rooney, (Nemanja) Vidic, Rio (Ferdinand), Chicharito (Javier Hernandez), (Danny) Welbeck, merupakan pemain yang sangat bagus. Mungkin mereka tidak bermain sangat baik di Liga Premier, saya tidak tahu mengapa, tetapi mereka memiliki kapasitas menaklukkan kami."

Guardiola menegaskan mempertahankan gelar juara Bundesliga lebih penting ketimbang memenangi Liga Champions lagi. "Bagi saya gelar juara lokal paling penting, namun gelar juara Liga Champions lebih bergengsi."

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Liga Champions, Lawan Sulit untuk Barcelona
Liga Champions, David Moyes Terganggu Rumor
Kiper Timnas U-19 Ajak Rekannya Bermain Lepas


09.55 | 0 komentar | Read More

Vidic: MU Masih Bisa Menang

Pemain Manchester United (MU) Nemanja Vidic (tengah) saat mencetak gol pembuka pada pertandingan perempat final Liga Champions leg pertama melawan Bayern Muenchen di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris (1/4). Pertandingan berakhir imbang, 1-1. (AP Photo/Jon Super)

TEMPO.CO, Jakarta - Pemain belakang Manchester United, Nemanja Vidic, yakin bahwa timnya bakal mampu menyulitkan Bayern Muenchen di pertandingan kedua babak perempat final Liga Champions di Allianz Arena nanti. Pada pertemuan pertama, Selasa, 1 April 2014, kedua tim hanya bermain imbang 1-1. (Baca juga: MU Tahan Imbang 10 Pemain Muenchen).

Meski tim asuhan David Moyes masih tetap menjadi underdog di pertemuan kedua nanti, Vidic percaya bahwa permainan menyerang mereka dapat merobek pertahanan Muenchen. "Tadi itu pertandingan yang sulit," kata Vidic kepada ITV Sport selepas pertandingan.

"Ketika unggul 1-0 kami merasa dalam posisi bagus untuk menang. Tapi satu kesalahan membuat kami harus membayar mahal. Mereka adalah tim yang hebat. Mereka banyak menguasai bola," ucap Vidic.

Di ajang Liga Champions, menurut Vidic, MU biasanya meraih hasil bagus. "Dalam pertandingan kedua nanti situasinya akan sama. Mereka akan kembali banyak menguasai bola. Sedangkan kami harus tetap menjaga kekompakan tim. Para pemain depan  saya kira akan mampu melumpuhkan pertahanan Muenchen."

FIRMAN | WORLDFOOTBALL

Terpopuler

Gugatan Pabrik Baja Atas Trowulan Dinilai Lemah
Insiden Ini Bikin Heboh Saat SBY Berkampanye
Foto Dude Harlino dan Alyssa Bulan Madu di Turki
PPATK Kritik Cara KPK Tangani Adik Ratu Atut


09.55 | 0 komentar | Read More

Kiper Timnas U-19 Ajak Rekannya Bermain Lepas

Written By Unknown on Selasa, 01 April 2014 | 09.55

Pemain Tim nasional Sepakbola U19 berlatih di Lapangan C , Senayan, Jakarta (9/10). TEMPO/Seto Wardhana.

TEMPO.CO , Jakarta: Penjaga gawang tim nasional di bawah usia 19 tahun Ravi Murdianto mengatakan faktor mental menjadi kunci utama menghadapi tim Timur Tengah. "Bermain maksimal saja jangan ada beban," kata Ravi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 31 Maret 2014.

Ravi, pemain asal SMA Ragunan, belum mengetahui kekuatan lawan-lawannya saat melawat ke kawasan Timur Tengah. Dia meminta rekan-rekannya agar bermain sebagai tim dan saling bekerja sama.

Usai menggelar tur Nusantara pada Februari hingga Maret 2014, Evan Dimas dan kawan-kawan kembali akan melakukan uji coba. Anak asuh Indra Sjafri ini dijadwalkan mencoba kekuatan Tim Nasional U-19 Oman, Timnas U-19 Uni Emirat Arab, dan klub Al-Shabab. (Baca: Timnas U-19 Akan Ikuti Kompetisi di Luar Negeri)

Sebanyak 29 pemain dan 10 official akan mengikuti tur Timur Tengah yang berakhir pada 21 April. Sebelum bertanding, para pemain akan melakukan ibadah umroh pada 1-5 April.

Indra Sjafri mengaku tidak hafal kekuatan lawan-lawannya. Menurut pelatih asal Sumatera Barat ini, tidak terlalu penting mengetahui kelebihan atau kekurangan lawannya.  "Karena ini hanya uji coba, saya tidak terlalu memikirkan lawan,"  ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Badan Tim Nasional, La Nyalla Matalitti, meminta pendukung timnas Indonesia agar tidak terlalu membanggakan Timnas U-19.  Dia beralasan, Evan Dimas cs belum mencapai tujuan utamanya, yaitu menembus Piala Dunia U-20.  Target mereka masih jauh. "Apa yang sudah dicapai baru kulitnya saja,"  ucapnya.  La Nyalla malah meminta Timnas U-19 mendapatkan kritik dan masukkan agar ada perbaikan tim.  

ADITYA BUDIMAN


09.55 | 0 komentar | Read More

Arema Bertekad Kalahkan Lagi Maziya

Penyerang Arema Indonesia, Cristian Gonzales, bertabrakan dengan kiper Army United Thailand pada pertandingan Trofeo Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (29/12). Tempo/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Tuan rumah Arema Cronus bertekad mengalahkan wakil Maladewa, Maziya Sports and Recreations, pada pertemuan kedua kompetisi Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC Cup) yang akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa sore, 1 April 2014. "Kami butuh tambahan 3 poin untuk mengamankan posisi sekaligus membuka peluang bagi kami untuk bisa jadi juara grup," kata Suharno, pelatih Arema, dalam jumpa pers di Hotel Kartika Graha, Kota Malang, kemarin. (Baca: Penonton Berulah, Arema Cronus Terancam Denda AFC)

Pada laga pertama di Stadion Nasional Maladewa, Rabu, 19 Maret lalu, Arema sukses mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-1. Kemenangan pertama membuka peluang tim berjuluk Singo Edan itu untuk lolos dari Grup F. Oleh karenanya, di pertemuan kedua kali ini, Arema mematok target menang.

Menurut bekas pelatih Persiwa Wamena itu, kendati optimistis menang, Arema yakin duel bakal sengit. Maziya tentu tak ingin kalah lagi agar peluang mereka pun terjaga. Mereka tentu sudah mempersiapkan diri dengan maksimal.

"Kemenangan yang kami raih di Maladewa pun tak mudah. Mereka datang ke sini tentu ingin menang, makanya seluruh pemain kami harus berdisiplin tinggi dan bekerja keras dan jangan sekali-kali meremehkan lawan," ujar Suharno.

Tim berjuluk Singo Edan itu mewaspadai kekuatan dan kecepatan serangan balik Maziya yang dimotori sang kapten, Assadullah Abdullah. Serangan balik ini dirasakan Arema saat Maziya memperkecil kekalahan di pertemuan pertama kedua tim.

Saat ini, di Grup F AFC Cup Arema berada di posisi kedua dengan nilai 4. Di atas Arema bertengger wakil Vietnam, Hanoi T&T, dengan nilai 9. Sedangkan Maziya menjadi juru kunci dengan nilai 1.

ABDI PURMONO

Topik terhangat:
MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Dokter TNI AU

Berita terpopuler lainnya:
Yahoo! Bikin Tandingan YouTube
Putin Ingin 'Hidupkan' Kembali Uni Soviet
The Raid Dilarang Tayang di Malaysia


09.55 | 0 komentar | Read More

Khawatir Aremania Berulah, Arema Perketat Keamanan

TEMPO.CO, Jakarta - Panitia pelaksana pertandingan mewanti-wanti kepada seluruh pendukung Arema (Aremania) untuk tak menyalakan cerawat atau flare saat tim kebanggaan mereka menjamu wakil Maladewa, Maziya Sports and Recreations, dalam lanjutan kompetisi Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC Cup) di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa sore, 1 April 2014. (Baca: Arema Bertekad Kalahkan Lagi Maziya) 

"Menyalakan flare, melempar benda apa pun ke dalam lapangan atau bermain laser diharamkan selama laga berlangsung. Jika Arema didenda AFC akibat ulah suporter, maka manajemen akan melimpahkan dendanya ke oknum Aremania yang berbuat. Jangan sampai tindakan itu merugiakan Arema dan Aremania sendiri," kata Abdul Harris, sang ketua panitia pelaksana, kemarin.

Ancaman itu ditegaskan Harris karena panitia pelaksana pertandingan mendapat teguran keras dari AFC melalui pengawas pertandingan saat Arema menjamu wakil Vietnam, Hanoi T&T, pada Selasa, 11 Maret lalu. Menjelang laga berakhir ada Aremania yang menyulut cerawat. Ada juga Aremania yang melemparkan botol air mineral ke bangku tim tamu.

Untuk itu, panitia melipatgandakan personel keamanan. Bila biasanya sekitar 300 personel yang dikerahkan, kali ini dikerahkan 800 personel saat Arema menjamu Maziya. Personel keamanan yang dikerahkan termasuk polisi wanita, yang ditugaskan untuk memeriksa pendukung Aremania wanita lantaran diduga cerawat yang masuk ke dalam stadion diselipkan lewat Aremanita agar lolos dari pemeriksaan. Sebelumnya Aremanita memang tidak diperiksa oleh petugas di pintu masuk yang semuanya lelaki.

Selain itu disiapkan tim khusus yang berbaur bersama suporter. Petugas khusus ini bertugas mengamankan oknum suporter yang dinilai melakukan tindakan yang merugikan untuk Arema selama pertandingan berlangsung.

"Apalagi sekarang ini kan masih momen politik, berbarengan masa kampanye. Kami tak ingin kecolongan ada tindakan yang merugikan," ujar Harris.

ABDI PURMONO

Topik terhangat:
MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Dokter TNI AU

Berita terpopuler lainnya:
Yahoo! Bikin Tandingan YouTube
Putin Ingin 'Hidupkan' Kembali Uni Soviet
The Raid Dilarang Tayang di Malaysia


09.55 | 0 komentar | Read More

Di Final Hari Ini, Simon Santoso Tak Mau Gegabah

Written By Unknown on Senin, 31 Maret 2014 | 09.55

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Simon Santoso dalam laga final final Djarum Indonesia Open 2012 melawan pebulutangkis China Du Pengyu di Istora Senayan, Jakarta, (17/4). Simon Santoso berhasil memenangi laga final dengan tiga gim 21-18, 13-21, dan 21-11. Tempo/Amston Probel

TEMPO.CO , Johor: Pemain bulu tangkis putra dari Indonesia, Simon Santoso, tidak mau gegabah menghadapi Sourabh Varma dari India pada babak final Turnamen Grand Prix Gold Malaysia Terbuka 2014 di Johor hari ini, Minggu, 30 Maret 2014. Menurut pemain kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 29 Juli 1985 itu Varma adalah tipikal pemain yang sulit ditebak gaya permainannya. "Saya harus waspada sebab pemain-pemain India sering tampil mengejutkan," kata Simon, Sabtu, 29 Maret 2014. Simon menambahkan para pemain India amat cermat dalam hal penempatan bola di lapangan.

Bagi kedua pemain laga final nanti bukanlah pertemuan pertama. Sebelumnya, Simon dan Sourabh Varma bentrok di turnamen Djarum Indonesia Terbuka 2012. Saat itu, Simon menang dua game langsung 21-18, 21-14 dan memastikan diri melaju ke babak kedua.

Menanggapi pertemuan itu, Simon tak mau ambil pusing. Kendati pernah menang atas Varma, namun menurut Simon, pertemuan tersebut sudah lama terjadi. "Sekarang saya belum melihat permainan dia seperti apa," kata peraih medali emas SEA Games 2011 ini. Varma sendiri saat ini berada di peringkat ke-43 Badminton World Federation (BWF).

Penampilan Simon selama di turnamen Malaysia Terbuka terbilang cemerlang. Menjadi unggulan ke-15, Simon mengalahkan lawan-lawannya yang jauh diunggulkan, seperti pemain Cina, Xue Song. Dengan melaju ke babak final, Simon yang berada di peringkat ke-56 BWF berpeluang besar merebut gelar pertamanya di tahun 2014.  "Pokoknya yang penting saya tampil lepas di final," kata Simon.

Berbeda dengan Simon yang mesti berjuang mengalahkan Thammasin Sitthikom asal Thailand untuk melaju ke final, Varma tanpa susah payah menang atas pemain Malaysia, Wei Feng Chong. Wei Feng terpaksa mengundurkan diri lantaran mengalami cedera punggung.  "Dokter menyarankan untuk mundur, apalagi masih ada kejuaraan-kejuaraan penting setelah ini yaitu India Open dan Thomas Cup," ucap Wei Feng.

BADMINTON INDONESIA | ADITYA BUDIMAN

Berita Terpopuler
Akhirnya Polisi Temukan Bayi dan Penculiknya
Penculik Bayi Bandung Sempat Mau Bunuh Diri
Ke Suami, Penculik Mengaku Baru Lahirkan Bayi


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger