Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Iniesta, Sumber Inspirasi Cazorla  

Written By Unknown on Selasa, 16 Oktober 2012 | 09.55

Selasa, 16 Oktober 2012 | 08:31 WIB

TEMPO.CO, Madrid - Gelandang Arsenal, Santi Cazorla, mengatakan gaya bermainnya sangat dipengaruhi oleh pemain tengah Barcelona, Andres Iniesta. "Iniesta menjadi tolok ukur standar saya selama ini," ucap bekas pemain Malaga itu kepada Marca, Selasa, 16 Oktober 2012.

Iniesta, kata Cazorla, begitu piawai dalam mengolah bola, mengirimkan umpan, maupun dalam mencetak gol. "Dia pemain bola yang lengkap dari segala sisi," tuturnya. Cazorla melanjutkan, ia pun sangat senang bisa bermain bersama dengan Iniesta di tim nasional Spanyol. "Bisa bermain bersamanya adalah hal luar biasa."

Kendati demikian, Cazorla mengungkapkan tidaklah mudah bagi dirinya untuk menirukan segala kemampuan Iniesta. "Masalahnya, Iniesta selalu mampu melakukan apa saja dan telihat mudah," ujar pria bernama lengkap Santiago Cazorla Gonzalez itu. "Namun, ketika mencobanya, Anda harus menemui kegagalan."

Kini, Cazorla tengah bersama timnas Spanyol untuk menghadapi Prancis di Estadio Vicente Calderon, dalam kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu 17 Oktober nanti. Cazorla pun optimistis La Furia Roja mampu meraup poin sempurna dari kantong Les Bleus. "Ini bukanlah hal yang tidak mungkin," ujar mantan pemain bintang Villarreal ini.

Di tempat terpisah, pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengatakan skuadnya akan berusaha keras untuk mencuri poin dari Spanyol. Untuk merealisasikan targetnya itu, Deschamps mengungkapkan Prancis bakal bermain menyerang. "Saya yakin bahwa datang ke sini dan hanya berpikir bermain bertahan bukanlah suatu solusi," ujarnya.

SOCCERNET | SINGGIH SOARES TONCE

Berita Terpopuler:
Messi: Casillas Kiper Luar Biasa
Lupa Bawa Paspor, Titus Bonai Tak Ikut ke Vietnam
Koscielny Ingin Tendang Suarez
Rivalitas Messi-Ronaldo Bikin Presiden FIFA Kagum
PSSI Coret Tibo dari Skuad AFF


09.55 | 0 komentar | Read More

Berat, Langkah Medina Menuju Grand Master Termuda  

Selasa, 16 Oktober 2012 | 08:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pecatur remaja Indonesia, Medina Warda Aulia, tak lagi optimistis bisa mendapatkan norma gelar ketiga dalam Indonesia Open Chess Championship 2012, yang diangsungkan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, 10-17 Oktober 2012. Norma gelar ketiga ini ia perlukan untuk memperoleh gelar Grandmaster Woman (GMW).

Saat ini, Medina menyandang gelar Woman International Master (WIM) dengan ELO Rating 2311. Bila mampu meraih gelar grand master, gadis yang baru berusia 15 tahun ini akan jadi pecatur wanita Indonesia termuda yang bisa melakukannya.

Sayangnya, ia kini merasa langkahnya menuju gelar itu kian berat. "Poin saya sudah sangat kurang," kata Medina.

Kiprah dia di kejuaraan kali ini memang tak terlalu mulus. Senin lalu, 15 Oktober 2012, ia hanya bisa bermain remis saat melawan sahabatnya, Chelsie Monica Sihite. Dalam hasil itu, hingga babak keenam perolehan poin Medina hanya 2,5. Padahal, untuk memperoleh norma gelar ketiga, ia perlu poin sebesar 6,5 dengan performance rating 2.400. Saat ini, performance rating Medina 2.245.

Salah satu kegagalan terbesarnya adalah di babak kelima saat ia takluk di tangan pecatur bergelar Candidate Master (CM), Azarya Jodi Setyaki. Jodi adalah pecatur yang ELO Rating-nya berada di bawah Medina, yaitu 2.005. "Kalah dari pecatur yang rating-nya 300 di bawah saya sangat berpengaruh," kata dia.

Medina mengatakan saat ini ia baru baru bertemu dengan dua grandmaster, yaitu GM Ehlvest Jaan asal Amerika Serikat dan GM Paragua Mark asal Filipina. Untuk memperoleh norma gelar ketiga, Medina harus bertanding dengan tiga grandmaster. Apakah ia akan bertemu grandmaster atau tidak, juga tergantung dari poin yang ia peroleh.

Dari hasil pairing yang dilakukan setelah hasil babak keenam diketahui, pada babak ketujuh, Medina akan berhadapan dengan grandmaster asal Inggris, Gordon Stephen J., yang juga baru memperoleh poin sebanyak 2,5. "Ini bisa menjadi harapan Medina," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Kristianus Liem.

Menurut Kristianus, dalam babak yang tersisa, jika Medina bisa berhadapan dengan pecatur-catur yang memiliki ELO Rating di atas 2.400, kemungkinan targetnya mendapat norma gelar dapat tercapai.

Kristianus juga menyayangkan kekalahan Medina atas Jodi. Pada babak ketiga, rating performance Medina sudah mencapai 2.389. Namun, dengan kekalahannya terhadap Jodi, rating performance Medina menjadi turun.

Menurut Kristianus, dengan pecatur yang ELO Rating-nya berada di bawah Medina, seharusnya kemenangan dapat diraih. "Saat bertanding dengan Jodi, ada pilihan-pilihan langkah yang dipaksakan," kata Kristianus.

GADI MAKITAN


09.55 | 0 komentar | Read More

Ketimbang Duo Bek Barca, Benzema Pilih Lawan Ramos

Karim Benzema (lahir di Lyon, Perancis, 19 Desember 1987) merupakan seorang pemain sepak bola muslim berkebangsaan Perancis keturunan Aljazair yang kini membela klub Real Madrid. Sebelumnya dia pernah bermain di klub Lyon sebelum dia pindah ke klub itu pada 2009. REUTERS/Yves Herman

Selasa, 16 Oktober 2012 | 09:23 WIB

TEMPO.CO, Madrid - Penyerang tim nasional Prancis, Karim Benzama, mengaku lebih senang bila dirinya berhadapan dengan Sergio Ramos ketimbang Gerard Pique ataupun Carlos Puyol, saat timnya bentrok dengan Spanyol di Estadio Vicente Calderon, dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu, 17 Oktober 2012.

Pasalnya, Benzema begitu mengetahui kelebihan dan kekurangan Ramos lantaran keduanya bermain untuk klub yang sama, yakni Real Madrid. "Saya lebih nyaman mendapat penjagaan dari Ramos, ketimbang Pique atau Puyol, karena saya tahu banyak tentang dirinya," ucapnya, Selasa 16 Oktober 2012.

Pada laga nanti, Spanyol tidak akan diperkuat Pique dan Puyol. Sebab, kedua bek Barcelona itu tengah berkutat dengan cedera. Pique harus absen selama tiga minggu karena cedera engkel, sementara Puyol menderita dislokasi siku kiri sehingga harus menepi dari lapangan hijau hingga delapan pekan.

Kendati tak diperkuat Pique dan Puyol, menurut Benzema, skuad asuhan Vicente del Bosque itu tetaplah tim yang kuat. "Spanyol adalah tim terbaik di dunia. Saya bermain di klub yang memiliki banyak pemain internasional Spanyol dan tahu kualitas mereka," ujar mantan ujung tombak Olympique Lyon itu.

Meski demikian, Benzema tetap optimistis negaranya mampu memetik kemenangan dari kampiun Euro 2012 itu. "Saya tidak berpikir bahwa mereka tak bisa dikalahkan," ujar pemain berdarah Aljazair itu. "Itu bukanlah misi yang tak mungkin, karena ini adalah laga antara 11 pemain melawan 11 pemain."

FOOTBALL ESPANA | SINGGIH SOARES TONCE

Berita Terpopuler:
Messi: Casillas Kiper Luar Biasa
Lupa Bawa Paspor, Titus Bonai Tak Ikut ke Vietnam
Koscielny Ingin Tendang Suarez
Rivalitas Messi-Ronaldo Bikin Presiden FIFA Kagum
PSSI Coret Tibo dari Skuad AFF  


09.55 | 0 komentar | Read More

Santo Iker Menjaga Rekor

Written By Unknown on Senin, 15 Oktober 2012 | 09.55

Senin, 15 Oktober 2012 | 05:26 WIB

TEMPO.CO, Madrid-- Iker Casillas melakukan aksi yang mengundang tanda tanya, Selasa lalu. Kapten tim Spanyol itu datang ke pusat latihan tim nasional dengan mengenakan kaus Prancis.

Prancis justru akan menjadi lawan Spanyol dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 di Vicente Calderon, Madrid, besok, Selasa 16 Oktober 2012. Jadi, apa maksud pemain Real Madrid itu memakai kaus tim lawan?

Kaus kedua negara kebetulan dikeluarkan oleh perusahaan sama, Adidas. Jadi, apakah ia hanya ingin menunjukkan aksi sinergi untuk perusahaan sponsor? Apakah Casillas sengaja melakukannya untuk memulai perang mental terhadap lawan? Ataukah tindakannya itu justru cerminan dari sikap persahabatan?

Media massa Eropa hanya bisa berspekulasi soal itu. Maklum, sejauh ini sang pemain tak mau buka mulut soal aksinya itu.

Yang pasti, dalam laga besok, Casillas akan jadi pusat perhatian. Saat Spanyol mengalahkan Belarusia 4-0 pada Jumat lalu, Sang Santo (The Saint)—begitu ia dijuluki—sudah menorehkan rekor sebagai kiper timnas Spanyol yang paling lama tak kebobolan: 727 menit. Pemain berusia 31 tahun itu memecahkan rekor miliknya sendiri, yang pernah tak kebobolan selama 708 menit antara Juni dan Oktober 2008.

Dalam laga melawan Prancis besok, Casillas akan coba terus menjaga rekornya itu. Ia akan berusaha mengejar rekor Edwin Van der Sar yang pernah tak kebobolan selama 1.014 menit dalam laga kompetitif bersama timnas Belanda.

Kehadiran Casillas sekaligus akan menjadi ujian berat bagi para pemain Prancis, yang baru terpukul setelah kalah 0-1 dalam laga uji coba melawan Jepang pada Jumat lalu. "Kami harus segera bangkit dan bersiap untuk laga Selasa nanti," kata Didier Deschamps, pelatih Prancis.

Bek Prancis, Laurent Koscielny, menilai timnya perlu mengubah gaya permainan saat menghadapi Spanyol, yang terus menjadi juara dalam tiga kejuaraan besar terakhir. Menghadapi permainan menyerang Spanyol, ia berharap timnya mampu meniru gaya Arsenal, klubnya, saat melawan Barcelona. "Kami harus terus menekan. Kami harus terus berlari dan memiliki kondisi fisik yang mendukung. Ini bisa jadi solusi bagi kami," tuturnya.

Kiper Prancis, Hugo Lloris, berpendapat sama. "Ini akan sulit. Kami harus menekan mereka di daerah permainan mereka, dan jangan sampai memberi kesempatan pada mereka melakukan umpan," kata kiper Tottenham Hotspur itu.

Dalam klasemen Grup I, Spanyol, yang merupakan juara bertahan, kini mengoleksi nilai enam dari dua laga. Prancis memiliki nilai sama, tapi masih kalah dalam selisih gol.

AP | REUTERS | NURDIN

Berita lain:
FIFA Akhirnya Akui Laga Indonesia Lawan Brunei
Ferguson ''Berjudi'' Saat Melawan Newcastle
Legenda Liverpool Kritik Luis Suarez
Lloris Girang dengan Debutnya di Liga Inggris
Indonesia Ditawari Uji Coba Lawan Timnas Belanda


09.55 | 0 komentar | Read More

Moratti Optimistis Inter Raih Trofi Seri-A

Senin, 15 Oktober 2012 | 08:05 WIB

TEMPO.CO, Milan - Pemilik klub Inter Milan, Massimo Moratti, optimistis timnya bisa meraih gelar juara Seri-A Liga Italia musim 2012/2013 ini. Moratti begitu percaya diri lantaran Inter berhasil mengalahkan rival abadinya, AC Milan, pada pekan lalu.

"Saya sangat yakin dengan gelar juara," kata taipan minyak asal Italia ini kepada RAI, Senin, 15 Oktober 2012. "Saya harus yakin karena para pemain memiliki kepercayaan serupa." Pada laga bertajuk Derby della Madonnina itu, Inter mempermalukan Milan 1-0. Gol kemenangan Inter dicetak oleh Walter Samuel.

Tambahan tiga angka dari laga penuh gengsi dan emosional itu membuat posisi Inter menanjak ke peringkat ketiga dengan koleksi 15 poin. Javier Zanetti dan kawan-kawan hanya terpaut empat poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Juventus. Adapun Milan berada di peringkat ke-11 dengan nilai 7.

Setelah laga itu, Morrati sempat menyamakan Andrea Stramaccioni dengan Jose Mourinho. Ia melakukan hal ini karena Stramaccioni mempunyai dedikasi yang besar, persis seperti Mourinho. "Jika bisa mendatangkann hasil seperti Mourinho, ia bakal semakin baik," tutur pria yang memiliki lima anak ini.

Mourinho adalah juru taktik yang berperan besar membawa Inter meraih tiga gelar juara di musim 2009/2010. Pria asal Portugal ini mempersembahkan trofi Seri-A, Coppa, Italia, dan Liga Champions. Dengan torehan itu, Inter menjadi tim pertama di Italia yang meraih tiga trofi juara dalam semusim.

FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE

Berita Terpopuler:
Casillas Tepis Isu Miring tentang Dirinya
Diduga Mabuk Berat, Pemain Muda MU Tabrakan
Timnas AFF Tantang Laos di Laga Perdana
Del Piero Ingin Main Bareng Ronaldo
Inilah Pemain Komplet Versi Iniesta


09.55 | 0 komentar | Read More

Deschamps: Spanyol Terbaik di Dunia  

Senin, 15 Oktober 2012 | 08:49 WIB

TEMPO.CO, Madrid - Jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Spanyol, pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, melontarkan pujian kepada tim besutan Vicente del Bosque itu. "Spanyol merupakan tim terbaik di dunia saat ini," katanya, di situs resmi Federasi Sepak Bola Prancis, FFF, Senin, 15 Oktober 2012.

Deschamps memberikan sanjungan itu karena Spanyol berhasil meraih tiga gelar prestisius dalam kurun waktu empat tahun. Ketiga titel juara itu adalah Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012. Selain itu, negara yang terletak di Semenanjung Iberia ini juga dipenuhi para pemain terbaik di kolong jagad.

Oleh karena itu, Deschamps memprediksikan timnya tidak akan dengan mudah mencuri poin dari Spanyol. "Tidak diragukan lagi, kami bakal kesulitan melawan Spanyol," tutur mantan pemain Juventus ini. Prancis akan menghadapi tuan rumah Spanyol di Estadio Vicente Calderon di Madrid, Rabu, 17 Oktober nanti.

Kendati demikian, Deschamps tetap memiliki kepercayaan diri tinggi pada kualitas yang dimiliki skuadnya. "Kami punya kesempatan untuk mengambil sesuatu, jadi kami harus bermain di level kemampuan terbaik," ujar pria yang mengantarkan Prancis meraih Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 ini.

Kini, Prancis berada di posisi kedua klasemen Grup I dengan nilai enam. Prancis hanya kalah dalam agresivitas gol dari Spanyol, yang menduduki posisi puncak. Les Bleus terakhir kali berjumpa dengan Spanyol di pentas Euro 2012. Di turnamen elite Benua Biru itu, mereka tersingkir di perempat final setelah tumbang 0-2.

FOOTBALL ESPANA | SINGGIH SOARES TONCE

Berita Terpopuler:
Casillas Tepis Isu Miring tentang Dirinya
Diduga Mabuk Berat, Pemain Muda MU Tabrakan
Timnas AFF Tantang Laos di Laga Perdana
Del Piero Ingin Main Bareng Ronaldo
Inilah Pemain Komplet Versi Iniesta


09.55 | 0 komentar | Read More

Ibra Hanya Akan Kembali ke Milan Sebagai Pelatih

Written By Unknown on Minggu, 14 Oktober 2012 | 09.55

Minggu, 14 Oktober 2012 | 02:03 WIB

TEMPO.CO, Milan – Agen Zlatan Ibrahimovic, Mino Raiola, menegaskan striker Paris Saint-Germain itu tak akan kembali ke AC Milan sebagai pemain. Tapi, ia bisa saja kembali ke San Siro suatu saat nanti untuk menjadi pelatih I Rossoneri.

Beberapa saat yang lalu Ibrahimovic menjadi bahan berita lantaran mengatakan dirinya tak menutup kemungkinan kembali ke Milan yang ia tinggalkan Agustus lalu untuk bergabung dengan PSG.

Tapi, pernyataan striker asal Swedia berusia 31 tahun tersebut langsung dibantah direktur PSG, Leonardo, dan kini Raiola mengamini bantahan bekas striker asal Brasil itu.

"Zlatan punya hubungan dengan Milan, tapi sulit baginya untuk kembali. Buat saya ini topik tersebut sudah selesai, ia bahagia di Prancis dan akan bertahan di sana untuk tiga musim ke depan," tutur Raiola kepada Sky Sport Italia.

"Barangkali di masa depan nanti ia akan kembali, tapi hanya untuk menjadi pelatih... Apakah istrinya tak bahagia? Tentu saja ia bahagia tinggal di Paris."

GOAL | A. RIJAL


09.55 | 0 komentar | Read More

Cetak Hattrick, Pedro Disamakan dengan Messi

Minggu, 14 Oktober 2012 | 02:35 WIB

TEMPO.CO, Madrid – Aksi impresif Pedro Rodriguez saat ia mencetak hattrick untuk membantu Spanyol mengalahkan tuan rumah Belarusia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I di Minsk, Sabtu dini hari lalu, menuai pujian dari media di seluruh dunia.

Situs olahraga Brasil, Globoesporte, bahkan menyamakan pemain berusia 25 tahun ini dengan rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi. "Pedro bermain seperti Messi," demikian bunyi headline di situs tersebut.

Di dalam badan tulisannya dijelaskan bahwa "Pedro mementaskan sebuah pertunjukan dalam kemenangan 4-0 Spanyol atas Belarusia" dan tulisan itu juga menyebut pemain Spanyol itu membukukan hat-tricknya dengan gaya yang selama ini sangat identik dengan Messi.

Sementara itu situs Argentina, Olé, juga menyoroti penampilan cemerlang Pedro dengan menulis judul headline, "Amukan Pedrito."

Harian Prancis, L''Equipe, menulis judul, "Pertunjukan Spanyol", dan harian Portugal, A Bola, memasang headline, "Pedro mencetak tiga gol di Minsk dan jadi pemain kunci."

AS | A. RIJAL


09.55 | 0 komentar | Read More

Casillas Ukir Rekor Tak Kebobolan 727 Menit

Kiper Spanyol Iker Casillas (kedua kiri) berhasil menyelamatkan bola dari serangan pemain Prancis Jeremy Menez pada pertandingan Perempat Final Euro 2012 di Donbass Arena Donetsk, Ukraina (24/6). REUTERS/Yves Herman

Minggu, 14 Oktober 2012 | 03:32 WIB

TEMPO.CO, Madrid - Iker Casillas kembali mengukir rekor sebagai kiper timnas Spanyol yang paling lama tak kebobolan dengan catatan 727 menit. Rekor itu dibuat San Iker saat membantu La Furia Roja mengalahkan Belarusia dengan 4 gol tanpa balas dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I di Minsk, Sabtu dini hari lalu.

Rekor tak kebobolan paling lama sebelumnya adalah 708 menit yang juga dibuat Casillas antara Juni 2008 dan Oktober 2008.

Catatan Casillas kali ini bermula sejak kali terakhir gawangnya dibobol oleh Antonio Di Natale di menit ke-61 dalam laga perdana di fase grup Piala Eropa 2012 pada 10 Juni saat Spanyol imbang 1-1 dengan Italia.

Meski menjadi kiper yang memegang rekor tak kebobolan terlama sepanjang sejarah timnas Spanyol, catatan Casillas masih jauh dari rekor terbaik di dunia sepanjang masa yang dibuat mantan kiper Italia, Dino Zoff, dengan tak kebobolan selama 1143 menit.

Sementara itu, mantan kiper Belanda, Edwin Van der Sar has, merupakan pemegang rekor paling lama tak kebobolan dalam laga kompetitif (tak termasuk laga persahabatan) dengan 1014 menit.

MARCA | A. RIJAL


09.55 | 0 komentar | Read More

Juara Dunia Paralayang Ternyata Takut Ketinggian

Written By Unknown on Sabtu, 13 Oktober 2012 | 09.55

Sabtu, 13 Oktober 2012 | 06:01 WIB

TEMPO.CO , Jakarta - Lis Andriana, atlet paralayang yang baru saja menjadi Juara Dunia Puteri dalam Paragliding Accuracy World Championship Super Finals di Bach, Tirol, Austria, 6 Oktober 2012 lalu, ternyata takut ketinggian.

"Saat pertama kali mencoba terbang, aku malah merem," kata Lis saat ditemui wartawan sesuai bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng di Jakarta, 12 Oktober 2012.

Lis bertutur, dalam penerbangan-penerbangan awalnya di tahun 2006, ia masih didampingi. "Seperti robot. Sampai landing pun aku masih diarahkan," kata dia. Lis mengatakan, pada terbang kali keenam barulah ia berani membuka mata.

"Aku enggak tahu ya kok dulu aku bisa mengalahkan ketakutanku sendiri," kata Lis. Menurut ibu beranak tiga itu, teman-teman lain yang juga takut ketinggian kebanyakan urung belajar paragliding.

Ditanya mengenai rahasianya memenangi kejuaraan Accuracy Paragliding, ia menjawab singkat, "Feeling," ujarnya. Feeling itu, kata dia, tidak bisa muncul tiba-tiba. Semua itu harus dilatih. Oleh karena itu, ia menghabiskan waktu sehari-harinya dengan berlatih dari pagi sampai sore.

Lis mengatakan, dalam mempersiapkan SEA Games, selama satu tahun ia tinggal di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Menurut wanita 29 tahun ini, tinggal jauh dari kampung halamannya di Kutai Barat, Kalimantan Timur, adalah konsekuensinya sebagai atlet profesional .

Dengan kesibukannya berlatih dan mengikuti kejuaraan, Lis mengaku tak punya banyak waktu untuk menikmati kampung halamannya. Tahun ini, katanya, Lis hanya sempat pulang selama dua hari saat lebaran. "Ini mau pulang ternyata bulan depan ada kejuaraan nasional di Majalengka, Jawa Barat," kata dia.

GADI MAKITAN

Berita terpopuler lainnya:
Mourinho Kritik Sikap Casillas terhadap Barca 
Timnas Malaysia Terancam tanpa Safee Sali di AFF 
Pelatih Brasil: Level Tim Samba di Bawah Spanyol 
Juventus dan Napoli Kandidat Juara Seri-A 
Nocerino: Milan Harus Pulihkan Mental
Prandelli Minta Italia Tak Remehkan Armenia


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger