Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Federer Belum Kehilangan Satu Set pun  

Written By Unknown on Sabtu, 15 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Indian Wells - Jalan kian terbuka bagi Roger Federer untuk merebut trofi kelima Turnamen Masters BNP Paribas Open di Indian Wells, Amerika Serikat, setelah memastikan lolos ke semifinal, Jumat, 14 Maret 2014. Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss ini pada babak perempat final menang 7-5, 6-1 atas petenis Afrika Selatan, Kevin Anderson. Federer juga belum kehilangan satu set pun pada turnamen ini.

Suksenya melaju ke babak semifinal ini juga membuat Federer melompat ke urutan lima dunia dari posisi delapan sebelumnya. Tahun ini Roger Federer sudah mengantongi satu gelar juara, yaitu pada turnamen Dubai Duty Free Tennis Championship dengan mengalahkan Thomas Berdych di final.

Tahun lalu prestasi Federer merosot tajam dengan hanya meraih satu trofi juara. "Tahun lalu adalah tahun yang sulit," kata petenis berusia 32 tahun ini. "Saya bahagia memainkan pertandingan yang membuat saya merasa mendapatkan momentum, kepercayaan diri, dan kenikmatan pada saat bersamaan. Tahun lalu tidak seperti itu."

Pada musim kompetisi 2013, Federer finis pada peringkat tujuh dunia--peringkat terendahnya selama sebelas tahun terakhir. Tahun itu juga merupakan pertama kalinya sejak 2002 Federer tidak mencapai satu pun final Turnamen Grand Slam. Satu-satunya gelar juara yang ia dapatkan adalah Gerry Weber Open di Halle, Jerman.

Penurunan prestasi petenis yang pernah bertengger pada peringkat satu dunia selama 237 pekan berturut-turut (2004-2008) itu disebabkan cedera punggung yang ia alami hampir sepanjang musim. Cedera itu diderita Federer pertama kali di Turnamen Indian Wells tahun lalu. Ia kandas di perempat final disingkirkan Nadal dan harus rela gelar juaranya direbut.

ATP | AP | GADI MAKITAN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa
Van Persie: Saya Betah di Manchester United
Spurs Sementara Tertinggal 0-1 dari Benfica
Soal Kontrak Anyar, Pirlo Tunggu Waktu yang Pas
Tiket Chelsea Lawan Galatasaray Terjual Habis


09.55 | 0 komentar | Read More

Hamilton Tercepat di Sesi Latihan  

TEMPO.CO, Melbourne - Lewis Hamilton membukukan waktu tercepat pada sesi latihan balap mobil Formula Satu Grand Prix Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Jumat, 14 Maret 2014. Pembalap tim Mercedes juara dunia Formula Satu 2008 ini mencatat waktu tercepat 1 menit 29,625 detik pada sesi latihan di bawah cuaca cerah.

Catatan waktu Hamilton itu lebih bagus 0,157 detik dari rekan satu timnya, Nico Rosberg, yang menempati urutan kedua. Hasil yang dicapai tim Mercedes ini sesuai dengan hasil tes musim dingin lalu.

"Saya mencoba merasakan mobil saya. Saya gagal pada sesi latihan pertama," tutur Hamilton kepada reporter di paddock. "Saya puas dengan hasil sesi latihan kedua. Hari ini memang bukan hari paling sempurna, tapi saya senang dapat memacu mobil saya lebih baik pada sesi latihan kedua."

Ditambahkan oleh Hamilton bahwa dirinya merasakan itu bukanlah hasil terbaik dalam satu putaran. "Saya hanya melakukannya di beberapa putaran sampai kemudian membukukan waktu tercepat tersebut. Saya masih memiliki banyak kesempatan untuk mencatat waktu lebih baik lagi. Keseimbangan mobil saya juga lumayan bagus."

Balapan pertama dari 19 seri balap Formula Satu 2014 ini akan berlangsung Minggu, 16 Maret 2014.

Tim-tim balap lainnya yang  berupaya mencapai hasil terbaik dengan mesin turbo hibrida selama tes pramusim lalu masih harus berupaya lagi pada sesi latihan tersebut. Sementara para pembalap harus bersabar, para teknisi semakin didesak waktu untuk menyiapkan mobil mereka.

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa
Van Persie: Saya Betah di Manchester United
Spurs Sementara Tertinggal 0-1 dari Benfica
Soal Kontrak Anyar, Pirlo Tunggu Waktu yang Pas
Tiket Chelsea Lawan Galatasaray Terjual Habis


09.55 | 0 komentar | Read More

Vettel Puas Finis di Urutan Keempat  

TEMPO.CO, Melbourne - Juara bertahan yang juga juara dunia Formula One empat tahun berturut-turut, Sebastian Vettel, dua kali melebar di tikungan dan menerpa rerumputan pada sesi latihan Grand Prix Australia balap mobil F1 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Jumat, 14 Maret 2014.

Namun demikian, pembalap asal Jerman ini menempati posisi keempat dengan waktu 1 menit 30,381 detik. Padahal, ia sempat kesal dengan kinerja kendaraannya pada tes musim dingin lalu.  

"Saya cukup terkejut karena  hasil yang kami (bersama rekan setimnya, Daniel Ricciardo) capai lumayan bagus. Ini berita yang sangat bagus, kita lihat perkembangan besok," kata Vettel. "Saya belajar banyak dari latihan hari ini dan cukup senang dengan hasil yang kami capai."

Ricciardo finis di urutan keenam, sementara pembalap tim McLaren Jenson Button di posisi kelima.

Kimi Raikonnen yang kembali memperkuat tim Ferrari terpaksa kembali ke garasi karena mobilnya bermasalah saat hendak keluar pintu pitstop. Setelah itu, ia melaju kembali dan membukukan waktu tercepat ketujuh.

Seri pertama dari 19 seri balapan Formula One 2014 akan berlangsung di Melbourne, Ahad, 16 Maret 2014.

REUTERS | AGUS BAHARUDIN

Baca Juga:
Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

Berita Terpopuler:
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa
Van Persie: Saya Betah di Manchester United
Spurs Sementara Tertinggal 0-1 dari Benfica
Soal Kontrak Anyar, Pirlo Tunggu Waktu yang Pas
Tiket Chelsea Lawan Galatasaray Terjual Habis


09.55 | 0 komentar | Read More

Jelang GP Australia, Pembalap F1 Doakan Schumacher  

Written By Unknown on Jumat, 14 Maret 2014 | 09.55

Sejumlah penggemar Michael Schumacher berkumpul di depan rumah sakit dimana Michael Schumacher dirawat di Grenoble, French Alps, (3/1). Mereka berkumpulnya untuk merayakan hari ulang tahun Schumacher yang ke 45. (AP Photo/Thibault Camus)

TEMPO.CO, Melbourne - Kondisi kesehatan mantan pembalap Formula 1 Michael Schumacher kembali menjadi bahan pembicaraan menjelang seri pertama kejuaraan dunia F1 digelar dalam Grand Prix Australia di Sirkuit Melbourne, Minggu, 16 Maret 2014. Mantan juara dunia dari Inggris, Lewis Hamilton, mengatakan kecelakaan ski yang dialami Schumacher terjadi untuk satu alasan.  

Hamilton, yang akan membela tim Mercedes di GP Australia pekan depan, mengatakan insiden kecelakaan tersebut memberikan kesempatan kepada Schumacher untuk membuktikan karakternya. "Dia seorang legenda dalam olahraga, yang sudah meraih banyak prestasi dan memiliki motivasi sangat kuat. Jadi, saya merasa semua hal ini terjadi seperti untuk satu alasan," kata Hamilton, pembalap tim Mercedes, Kamis lalu.

"Saya pikir pengalaman ini akan menunjukkan karakter dia yang sebenarnya dan pengalaman paling berharga dibandingkan sebelumnya," Hamilton melanjutkan.

Sedangkan mantan rekan satu tim Schumacher di Ferrari, Felipe Massa, mengatakan akan terus mendoakan juara dunia F1 tujuh kali tersebut dan yakin dia akan kembali membalap. "Saya terus berdoa dan yakin semuanya akan menjadi baik buatnya dan dia akan kembali," kata pembalap asal Brasil yang akan membela tim Williams musim ini.  

Schumacher sekarang masih dalam keadaan setelah menginap di Rumah Sakit Universitas Grenoble, Prancis, selama dua setengah bulan. Hal ini terjadi setelah juara dunia F1 tujuh kali ini mengalami kecelakaan saat bermain ski bersama seorang putranya di kawasan Pegunungan Alpen, Prancis. Dia terjatuh dan kepalanya membentur batu.

Sebuah pernyataan keluar pada awal pekan ini. Isinya mengatakan kondisi kesehatan pembalap legendaris dari Jerman ini menunjukkan isyarat membaik yang kecil. Keluarga dari Schumacher tetap optimistis terjadap pemulihan pria berusia 45 tahun tersebut.

THE INDEPENDENT | THE OFFICIAL FORMULA 1 | PRASETYO

Berita Terpopuler
Gadis 16 Tahun Dibunuh, Tragedi Ade Sara II?
8 Hal Membingungkan Soal Pesawat Malaysia Airlines
Di Pelukan Ibu Ade Sara, Dua Wanita ini Menangis Minta Maaf  


09.55 | 0 komentar | Read More

Spurs Sementara Tertinggal 0-1 dari Benfica

TEMPO.CO, London - Tottenham Hotspur sementara tertinggal 0-1 dari tamunya, Benfica, dalam pertandingan pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion White Hart Lane, Jumat, 14 Maret 2014, dinihari.

Spurs tampil dominan di 20 menit pertama. Dua peluang hadir di menit 11 dan 15. Namun, sundulan Younes Kaboul dan tendangan kaki jarak jauh Sandro belum menemui sasaran.

Keasyikan menyerang, Spurs harus kebobolan di menit ke-29. Berawal dari umpan Ruben Amorim, Rodrigo langsung melepaskan tendangan kaki kiri dari sisi kanan gawang kotak penalti Spurs. Hugo Lloris tak mampu menjangkau bola yang melesat deras ke pojok kiri bawah gawangnya.

Hingga babak pertama berakhir, Spurs tak mampu melepaskan tendangan tepat ke gawang Jan Oblak. Sedangkan Benfica berhasil memaksimalkan satu-satunya peluang mereka di babak pertama untuk menjadi gol.

Susuanan pemain:
Tottenham Hotspur:
Lloris; Walker, Kaboul, Vertonghen, Naoughton; Sandro, Paulinho, Lennon, Eriksen; Kane, Adebayor.

Benfica:
Oblak; Silvio, Luisao, Garay, Siqueira; Fejsa, Amorim, Sulejmani; Markovic, Rodrigo, Cardozo.

ANTONIUS WISHNU


09.55 | 0 komentar | Read More

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa  

TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan pertama babak 16 besar Liga Europa telah bergulir pada Jumat, 14 Maret 2014, dinihari tadi. Klub-klub elit Eropa macam Porto, Valencia, dan Olympique Lyon berhasil meraih hasil sempurna. Namun, Juventus dan Tottenham Hotspur gagal memaksimalkan laga kandang mereka.

Berikut ini hasil lengkap pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa:

Ludogorets Razgrad 0-3 Valencia
(Barragan 5, Cartabia 33, Senderos 59)

Porto 1-0 Napoli
(J. Martinez 57)

Basel 0-0 Slazburg

AZ Alkmaar 1-0 Anzhi Makhachkala
(Johannsson 29')

Olympique Lyon 4-1 Viktoria Plzen
(Fofana 12, 70, Lacazette 53, Mvuemba 61 - Horava 3)

Sevilla 0-2 Real Betis
(Leo Baptistao 15, Salva Sevilla 77)

Tottenham Hotspur 1-3 Benfica
(Eriksen 64 - Rodrigo 29, Luisao 58, 83)

Juventus 1-1 Fiorentina
(Vidal 3 - Mario Gomez 79')

SOCCERWAY | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Semen Padang Yakin Raih Angka dari Sriwijaya
Hasil Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions
Nasri: City Harus Juara Liga Inggris
Barcelona Singkirkan City dari Liga Champions
Kompany: Messi Membuat Perbedaan di Barcelona


09.55 | 0 komentar | Read More

Usai All England, Hendra Setiawan Ingin Istirahat  

Written By Unknown on Kamis, 13 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Jakarta - Mengakhiri puasa gelar nomor ganda putra di turnamen bulu tangkis bergengsi All England diakui membawa kegembiraan besar bagi pebulu tangkis andalan Indonesia, Hendra Setiawan. Ia pun berencana merayakan kegembiraan itu bersama keluarga.

"Istirahat dululah," kata Hendra sambil tersenyum saat ditanya wartawan dalam acara penyambutan juara All England di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa, 11 Maret 2014. "Sampai hari Minggu."

Menurut Kepala Subbidang Humas dan Media Sosial Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Yuni Kartika, Hendra Setiawan berencana langsung terbang ke Surabaya, Jawa Timur, hari ini, untuk menemui istrinya, Sandiani Arief, yang baru melahirkan anak kembar pada Rabu, 19 Februari 2014 lalu.

Hendra Setiawan, 29 tahun, berhasil meraih gelar juara All England pertamanya bersama Muhammad Ahsan. Mereka mengalahkan unggulan kedua asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, dalam partai final ganda putra dengan nilai 21-19, 21-19 di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Ahad, 9 Maret 2014.

Tak lama-lama berlibur, Hendra dan Ahsan akan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen bergengsi lainnya, kejuaraan beregu putra Piala Thomas yang akan berlangsung di New Delhi, 18-25 Mei mendatang. "Target saya berikutnya adalah Piala Thomas, Kejuaraan Dunia (Agustus), dan Asian Games (September)," kata Hendra dalam acara penyambutannya. (Baca: Hendra/Ahsan Belum Puas dengan Trofi All England)

Selain Ahsan/Hendra, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga membawa pulang gelar juara All England setelah mengalahkan pasangan peringkat satu dunia asal Cina, Zhang Nan/Zao Yunlei, 21-13, 21-17. Ini merupakan gelar ketiga Tontowi/Liliyana secara berturut-turut. (Baca: Stadion Keberuntungan Butet dan Tontowi)

Ratusan fan berkumpul di depan Pintu Kedatangan Internasional Terminal II Bandara Soekarno-Hatta untuk menyambut juara-juara All England. Mereka berteriak, "Butet Owi! Hendra Ahsan!" 

Tontowi/Liliyana serta Ahsan/Hendra tiba di pintu kedatangan pada pukul 19.45 WIB. Penyambutan dilakukan dengan pengalungan bunga, pemberian sambutan, tanya-jawab dengan wartawan, serta berfoto bersama fan.

GADI MAKITAN

Terpopuler:
Malaysia Airlines, Bandara Kuala Lumpur dan Pembawa Bahan Peledak
Cuit Maira untuk Ayahnya, Kru Malaysia Airlines
Status Gunung Slamet Masih Waspada


09.55 | 0 komentar | Read More

Vettel Ngotot Tampil  

Pembalap Red Bull F1, Sebastian Vettel melakukan aksi Burnout saat menjuarai ajang Grand Prix F1 India di Sirkuit Internasional Buddh di Greater Noida, New Delhi, (27/10). REUTERS/Anindito Mukherjee

TEMPO.CO, Melbourne - Pembalap tim Red Bull juara dunia empat kali, Sebastian Vettel, menegaskan akan tampil ngotot pada pembukaan balap mobil Formula 1 2014 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Ahad mendatang, meskipun mobilnya masih bermasalah.

"Kami telah mencapai sukses luar biasa beberapa tahun terakhir, tapi kini segalanya menjadi lebih sulit. Kami memulai musim balapan kali ini dengan sejumlah kekurangan," tutur Vettel kepada stasiun televisi Servus TV.

Dengan segala kekurangan yang ada, Vettel menegaskan timnya harus berupaya lebih keras dan mengambil peluang sekecil apa pun. Ia sempat frustrasi pada testing di Bahrain sepuluh hari lalu, menyusul masalah sistem elektronik mobilnya dengan mesin baru Renault.

Menurut pembalap asal Jerman berusia 26 tahun ini, masalah di mobilnya berkenaan dengan komponen yang menyuplai power ke roda. "Hal ini terkait dengan perubahan regulasi. Kami menggunakan komponen baru yang sejauh ini telah membuat kami khawatir," ia menjelaskan. "Masalahnya sangat kompleks dan kami kesulitan memahami segala sesuatunya."

Ditegaskan oleh Vettel, ketika bagian kecil dari mesin tidak benar, hal ini membuat mobil tidak mau jalan. Ia memperkirakan aturan baru mesin turbo akan berdampak besar pada seluruh tim. "Mobil dapat lebih dipacu tetapi berisiko mogok," katanya.

ABC | AGUS BAHARUDIN

Berita terpopuler:
Laga Timnas U 19 Rusuh, Polisi Bubarkan Penonton
PSSI Pertahankan Program Timnas U-19 hingga 2017
Inilah Pesepakbola Paling Jujur
Juan Mata Ingin Posisi Nomor 10 di MU
Laga Ulang Timnas di Balikpapan 19 Maret


09.55 | 0 komentar | Read More

Michael Schumacher Tunjukkan Tanda Membaik

Michael Schumacher bersiap-siap untuk bermain ski di Dolomite resort of Madonna Di Campiglio, Italia, pada 12 Januari 2006. Schumacher mengalami kecelakaan saat bermain ski di Alpen Prancis, (29/12). Dailymail (30/12) menulis bahwa kondisi Schumacher kritis dan mengalami pendarahan otak. REUTERS/Alessandro Bianchi

TEMPO.CO, Paris - Legenda Formula 1, Michael Schumacher, yang koma selama dua setengah bulan menunjukkan tanda-tanda membaik. Juara dunia Formula 1 tujuh kali asal Jerman ini kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpens, Prancis, 29 Desember lalu.

"Kami tetap yakin Michael akan pulih dari cederanya dan tersadar dari koma," tutur keluarganya dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC, Rabu, 12 Maret 2014.

Para dokter di Prancis telah berupaya menyelamatkan Schumacher dari koma yang menderanya. Pada kecelakaan tersebut, Schumacher, 45 tahun, cedera di kepala. Dia telah mengalami koma saat tim medis mengatasi pendarahan otaknya.

Manajer Schumacher, Sabine Kehm, menyiarkan satu pernyataan atas nama keluarga. Hal ini dilakukan untuk memberikan penjelasan yang dirasa perlu terkait dengan dimulainya musim balapan Formula 1 2014.

Para dokter dan keluarga menanti sadarnya sang mantan pembalap itu dan kesembuhannya. Pihak keluarga memuji para dokter dan Rumah Sakit Grenoble atas upaya mereka. Namun keluarga telah diingatkan sejak awal bahwa proses penyembuhan Schumacher membutuhkan waktu lama dan kerja keras.

BBC | AGUS BAHARUDIN  

Berita terpopuler:
Laga Timnas U 19 Rusuh, Polisi Bubarkan Penonton
PSSI Pertahankan Program Timnas U-19 hingga 2017
Inilah Pesepakbola Paling Jujur
Juan Mata Ingin Posisi Nomor 10 di MU
Laga Ulang Timnas di Balikpapan 19 Maret


09.55 | 0 komentar | Read More

Usai All England, Hendra Setiawan Ingin Istirahat

Written By Unknown on Rabu, 12 Maret 2014 | 09.55

TEMPO.CO, Jakarta - Mengakhiri puasa gelar nomor ganda putra di turnamen bulu tangkis bergengsi All England diakui membawa kegembiraan besar bagi pebulutangkis andalan Indonesia, Hendra Setiawan. Ia pun berencana merayakannya kegembiraan itu bersama keluarga. 

"Istirahat dulu lah," kata Hendra sambil tersenyum, saat ditanya wartawan dalam acara penyambutan Juara All England di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa, 11 Maret 2014. "Sampai hari Minggu."

Menurut Kepala Sub Bidang Humas dan Media Sosial Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Yuni Kartika, Hendra Setiawan berencana langsung terbang ke Surabaya, Jawa Timur, hari ini,  untuk menemui istrinya, Sandiani Arief, yang baru melahirkan anak kembar pada Rabu, 19 Februari 2014 lalu.

Hendra Setiawan, 29 tahun, berhasil meraih gelar juara All England pertamanya bersama Muhammad Ahsan. Mereka mengalahkan unggulan kedua asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, dalam partai final ganda putra dengan nilai 21-19, 21-19, di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Ahad, 9 Maret 2014. 

Tak lama-lama berlibur, Hendra dan Ahsan akan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen bergengsi lainnya, kejuaraan beregu putra Piala Thomas yang akan berlangsung di New Delhi, 18-25 Mei mendatang. "Target saya berikutnya adalah Piala Thomas, Kejuaraan Dunia (Agustus), dan Asian Games (September)," kata Hendra dalam acara penyambutannya. (Baca: Hendra/Ahsan Belum Puas dengan Trofi All England)

Selain Ahsan/Hendra, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga membawa pulang gelar juara All England setelah mengalahkan pasangan peringkat satu dunia asal Cina, Zhang Nan/Zao Yunlei, 21-13, 21-17. Ini merupakan gelar ketiga Tontowi/Liliyana secara berturut-turut. (Baca: Stadion Keberuntungan Butet dan Tontowi)

Ratusan fans berkumpul di depan Pintu Kedatangan Internasional Terminal II Bandara Soekarno-Hatta untuk menyambut juara-juara All England. Mereka berteriak, "Butet Owi! Hendra Ahsan!" 

Tontowi/Liliyana serta Ahsan/Hendra tiba di pintu kedatangan pada pukul 19.45 WIB. Penyambutan dilakukan dengan pengalungan bunga, pemberian sambutan, tanya-jawab dengan wartawan, serta berfoto bersama dengan fans. 

GADI MAKITAN

Terpopuler:
Malaysia Airlines, Bandara Kuala Lumpur dan Pembawa Bahan Peledak
Cuit Maira untuk Ayahnya, Kru Malaysia Airlines
Status Gunung Slamet Masih Waspada


09.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger